JATENGPOS.CO.ID, LONDON – Laga bertajuk big match Liga Inggris pekan ke-24 2025/2026 adalah duel Tottenham Hotspur versus Manchester City di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (01/02/2026) malam pukul 23:30 WIB, disiarkan live streaming Vidio.com. Man City butuh tambahan poin maksimal untuk memberikan tekanan kepada Arsenal di puncak tabel.
Tottenham Hotspur dan Manchester City berbeda sangat jauh pada tabel klasemen sementara Liga Inggris musim ini. Spurs terjerembab di posisi ke-14 dengan 28 poin, sementara The Citizen bertahan sebagai runner-up lewat koleksi 46 angka.
Masalah inkonsistensi menjadi penyebab besar dari Tottenham dibawah komando seorang Thomas Frank. Raihan poin Spurs sekarang bahkan lebih dekat menuju tim-tim di zona merah ketimbang para raksasa papan atas Liga Inggris sekarang.
Pada lima pertandingan terakhir, Spurs tak mampu mencatatakan satu kemenangan pun, baik kandang maupun tandang. Mereka hanya mampu tiga kali imbang dan dua kali kalah, dengan torehan enam gol dan delapan kebobolan.
Stadion megah mereka di London Utara pun tak banyak memberikan tuah positif karena hanya meraih dua kemenangan dari total 11 laga kandang terbaru. Enam kekalahan dan tiga hasil imbang menggambarkan betapa kesulitannya Spurs bahkan di kandang mereka sendiri sekalipun.
Ditengah berbagai tekanan untuk segera meningkatkan hasil itu, pendekatan taktik Frank masih perlu penyesuaian dalam mengatasi kelemahan tim. Filosofi menyerang Frank terganggu oleh rapuhnya area pertahanan Spurs sekarang.
Man City di lain pihak, perlahan mulai kembali bisa mengintai Arsenal, yang tampak goyah sejak pergantian tahun 2026. City kini sangat berpeluang untuk kembali merebut trofi juara EPL yang terakhir kali mereka dapat pada musim 2023/24.
Meski begitu, City juga mengalami sedikit masalah dalam hal inkonsistensi. Pada lima pertandingan terbaru di semua ajang, The Citizen mengukir catatan tiga kemenangan dan dua kekalahan.
Tapi dari jumlah yang sama di ajang Liga Inggris, City hanya meraih satu kemenangan saja, sementara sisanya tiga imbang dan satu kekalahan. Di laga tandang, pasukan Pep Guardiola mencatatkan lima kali menang, dua imbang, dan empat kalah dari 11 laga.
Jumlah tersebut tentu berada dibawah standar terbaik untuk ukuran City yang sempat menguasai Liga Inggris empat musim beruntun. Namun ini juga sekaligus mencerminkan semakin kompetitifnya lawan-lawan yang dihadapi City sekarang.
Tottenham mungkin menemukan ritme permainannya di Kompetisi Eropa, tetapi perjuangannya di Premier League menunjukkan bahwa mereka bisa saja tergelincir lagi di sini. The Citizen masih layak diunggulkan mencuri poin penuh, setidaknya dengan skor tipis.
Di masa lalu, Frank beberapa kali menunjukkan kemampuan tertentu untuk mengalahkan Guardiola. Dia melakukannya pada awal musim ini dalam pertandingan domestik keduanya bersama Spurs, dan dua kali bersama Brentford di masa lalu.
Guardiola akan waspada, terutama dengan begitu banyak pemain inti yang absen melawan tim Spurs yang semakin percaya diri. Namun, dengan keran gol Erling Haaland yang kembali mengalir serta Rodri dalam kondisi fit, Guarduola seharusnya memiliki alat yang diperlukan untuk meraih tiga poin.
Sebagai tuan rumah, Tottenham Hotspur merupakan klub profesional yang memiliki manajemen operasional sangat baik serta fokus pada pengembangan fasilitas olahraga modern. Skuad ini memiliki identitas tim yang kuat dan dikenal sering menyulitkan tim-tim raksasa saat bermain di kandang sendiri.
Persiapan matang dari sisi fisik dan taktik menjadi kunci bagi tim asal London ini untuk menghadapi intensitas permainan tinggi dari lawan mereka.
Sementara itu, Manchester City adalah klub yang telah memenangkan berbagai gelar bergengsi baik di level domestik maupun internasional. Skuad mereka dihuni oleh deretan pemain internasional terbaik yang memiliki keunggulan dalam organisasi permainan dan transisi.
Sebagai tim tamu, Manchester City dituntut untuk tampil konsisten sepanjang 90 menit guna mencuri kemenangan krusial di markas Tottenham Hotspur pekan ini.
Kedua tim membawa misi besar: Tottenham berusaha merangkak naik dari papan tengah, sementara Manchester City berjuang keras untuk terus menempel Arsenal di puncak klasemen.
Hingga memasuki bulan Februari 2026, peta persaingan Premier League sangat dinamis. Tottenham Hotspur, yang kini dinahkodai oleh Thomas Frank, sedang mencari stabilitas setelah performa yang naik-turun sepanjang Januari. Di sisi lain, armada Pep Guardiola tetap konsisten sebagai penantang gelar utama, meski mereka harus menghadapi tekanan besar dari Aston Villa dan Manchester United yang mengintai di posisi empat besar.
Tottenham Hotspur memasuki laga ini dengan catatan yang kurang memuaskan di kompetisi domestik. Berdasarkan klasemen terbaru, The Lilywhites tertahan di peringkat ke-14 dengan koleksi 28 poin dari 23 pertandingan. Penunjukan Thomas Frank pada Juni 2025 diharapkan membawa perubahan taktis yang lebih solid, namun Spurs masih bergelut dengan masalah pertahanan yang telah kebobolan 31 gol musim ini.
Berita kurang sedap datang dari ruang medis Spurs. Penyerang andalan mereka, Richarlison, dipastikan absen selama tujuh pekan akibat cedera hamstring parah yang didapat pada pertengahan Januari. Selain itu, kondisi Randal Kolo Muani terus dipantau setelah sang pemain terlibat kecelakaan mobil ringan baru-baru ini, meskipun Thomas Frank mengonfirmasi bahwa penyerang Prancis tersebut dalam kondisi fisik yang baik untuk bertanding. Di bursa transfer Januari 2026, Spurs bergerak cepat dengan memulangkan Conor Gallagher untuk memperkuat kedalaman lini tengah.
Manchester City saat ini menempati peringkat ke-2 klasemen dengan 46 poin, tertinggal empat angka dari Arsenal. Kegagalan meraih kemenangan di beberapa laga tandang terakhir membuat jarak poin tersebut melebar. Namun, kemenangan telak 10-1 atas Exeter City di FA Cup memberikan suntikan kepercayaan diri luar biasa bagi lini serang The Citizens.
Erling Haaland tetap menjadi ancaman utama dengan koleksi 20 gol di liga sejauh ini. Didukung oleh kreativitas Rayan Cherki, yang baru didatangkan untuk menambah dimensi baru di lini serang, Manchester City tetap difavoritkan dalam setiap laga. Pep Guardiola kemungkinan akan kembali mengandalkan skema penguasaan bola dominan untuk meredam potensi serangan balik cepat yang menjadi ciri khas tim asuhan Thomas Frank.
Thomas Frank diprediksi akan menerapkan skema blok medium yang sangat disiplin untuk menutup ruang gerak Rodri dan Phil Foden. Dengan absennya Richarlison, kecepatan Brennan Johnson dan mobilitas Kolo Muani akan menjadi senjata utama dalam skema serangan balik cepat. Kehadiran Conor Gallagher diharapkan memberikan energi ekstra dalam memenangkan duel bola kedua di lini tengah.
Sebaliknya, Pep Guardiola kemungkinan akan mengeksploitasi sisi kiri pertahanan Tottenham. Dengan performa Savinho yang sedang naik daun, City akan mencoba melakukan isolasi satu lawan satu di area sayap sebelum mengirimkan umpan tarik ke kotak penalti yang sudah ditunggu oleh Haaland. Penguasaan bola City diprediksi akan mencapai angka 65%, memaksa Tottenham untuk bertahan sangat dalam sepanjang pertandingan.
Pertemuan antara Tottenham dan Manchester City selalu menyuguhkan drama. Menariknya, Spurs sering kali menjadi “batu sandungan” bagi City, terutama saat bermain di kandang sendiri. Prediksi skor Tottenham Hotspur 1 – 2 Manchester City. (bol/riz)
Prediksi Pemain
Tottenham Hotspur (4-3-3) : Guglielmo Vicario; Pedro Porro, Cristian Romero, Micky van de Ven, Destiny Udogie; Conor Gallagher, Joao Palhinha, James Maddison; Brennan Johnson, Randal Kolo Muani, Dejan Kulusevski.
Manchester City (4-1-4-1) : Ederson; Abdukodir Khusanov, Ruben Dias, Manuel Akanji, Josko Gvardiol; Rodri; Savinho, Bernardo Silva, Phil Foden, Jeremy Doku; Erling Haaland.




