Beranda Semarang Optimis Properti Kembali Bangkit

Optimis Properti Kembali Bangkit

Sunatha Liman Said

18
OPTIMIS: Sunatha Liman Said optimis bisnis rumah hunian kembali bangkit meski dilanda pandemi. Foto : DWI SAMBODO/JATENG POS.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Sunatha Liman Said akrab disapa Sunatha, seorang pengusaha properti yang mengembangkan usahanya di Kota Semarang, Jawa Tengah dan DIY, yakin usaha properti dapat kembali bangkit di masa pandemi.

Hal tersebut ditunjukkan Sunatha bersama dua manajemen PT Alimdo Ampuh Abadi dan PT Dewi Sri Sejati sebuah perusahaan bidang properti yang dikelolanya.

Sunatha, yakin bisnis properti yang dikelolanya akan terus berjalan dengan baik, dengan konsistensi dan inovasi market yang diterapkanya di tengah pandemi.

“Memang tak mudah untuk mengembangkan bisnis market properti di tengah kelesuan industri dampak dari pada pandemi. Tetapi, dengam usaha dan terus konsisten kami optimis gelombang pandemi itu harus dilalui sambil mengembangkan market bisnis secara profesional,” ujarnya saat ditemui Jateng Pos, di Kantornya, Ruko Peterongan Plaza Semarang, belum lama ini.

Dijelaskan, berbagai upaya dan usaha untuk menggairahkan market penjualan property yang menyasar hunian segmen menengah terus dilakukan.

“Sejak gelombang pandemi diawal bulan maret 2020 lalu, saya sempat fakum selama tiga bulan bersama keluarga untuk tidak beraktifitas keluar rumah. Namun, rasa bosan terus menghinggapi diri dan saya harus melakukan kembali rutinitas yang saya lakukan sebelum pandemi,” terangnya.

Atas kemauan kuat dan terus berusaha itulah. Sunatha, mampu menunjukan profesionalitas kerjanya yang didukung keluarga, manajemen dan karyawanya untuk bersama bangkit di tengah pandemi.

“Lesu dalam bisnis itu sudah biasa, apalagi ada pandemi covid-19 yang berdampak luas di seluruh dunia. Pelan tapi pasti, kami mampu bangkit untuk mengembangkan bisnis property yang tengah kami lakukan. Meski, tidak sesuai target market tetapi semua itu bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Dari target penjualan properti (rumah hunian, red) yang mampu menjual 24 unit pertahun, dan kini hanya mampu tiga unit selama pandemi. Sunatha, tetap bersyukur bisnisnya bisa berjalan dengan baik.

“Rasa syukur itu, saya wujudkan dengan tidak mengurangi karyawan bahkan menambah karyawan untuk menguatkan kinerja yang saya bangun bersama tim. Bersabar dan terus berinovasi adalah salah satu cara untuk bertahan mengelola bisnis ditengah pandemi,” pungkas, Sunatha.

Kelonggaran dan kebijakan pemerintah dalam membuka ruang bisnis yang kini tengah berjalan. Momen tersebut, membuat Sunatha semakin optimis bisnis dunia properti akan bangkit kembali bersama industri sektor lainya. (biz/ucl/muz)