JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Roda BYD Atto 1 berputar mantap menaklukkan tanjakan tajam Cepogo di Boyolali. Jalur sempit berliku dengan sudut menanjak ekstrem seolah menjadi arena uji sebenarnya bagi city car listrik mungil ini. Namun torsi instan khas mobil listrik membuatnya melibas jalur pegunungan tanpa ragu, memberi kejutan bagi setiap penumpang yang merasakannya.
Pada Kamis (25/9/2025) siang itu, rombongan awak media dan influencer mendapati Atto 1 bukan sekadar mobil untuk jalanan perkotaan. Dari balik kemudi, tenaga 75 PS dan torsi 135 Nm terasa cukup bertenaga untuk medan berat, sementara bodi ringkas justru memberi keuntungan saat bermanuver di tikungan tajam. Jalur yang biasanya membuat pengemudi waswas justru dilalui dengan percaya diri.
Padahal, perjalanan dimulai dengan suasana santai dari showroom BYD Arista Semarang. Jalanan perkotaan yang padat hanya jadi arena pemanasan. Atto 1 melaju lincah, nyaris tanpa suara mesin, menghadirkan ketenangan berkendara di tengah riuh kota.
Selepas itu, rombongan diarahkan ke Tol Semarang–Solo. Di jalan bebas hambatan, Atto 1 kembali membuktikan diri. Stabil di kecepatan 100 km/jam lebih, suspensinya cukup lembut menghadapi gelombang aspal, sementara kabin senyap memberi kenyamanan ekstra.
Namun Cepogo-lah yang menjadi klimaks perjalanan. Jalur menanjak panjang dengan tikungan berlapis menjadi “batu ujian” bagi city car listrik Rp200 jutaan ini. Di sinilah semua peserta merasakan kejutan: mobil yang terlihat mungil ternyata sanggup menaklukkan rute ekstrem tanpa kehilangan tenaga.
“Awalnya saya kira hanya cocok untuk dalam kota, tapi ternyata bisa nyaman di tol, bahkan menanjak di Cepogo Boyolali yang ekstrem tetap enteng. Fitur-fiturnya juga fun banget, bikin perjalanan jadi nggak membosankan,” ujar Fahmi dari Suara Merdeka.
Perjalanan makin berwarna berkat fitur infotainment modern dengan Apple CarPlay, Android Auto, hingga karaoke lengkap dengan mikrofon nirkabel. Suasana test drive berubah jadi penuh gelak tawa, sesuatu yang jarang ditemui dalam pengalaman berkendara biasa.
Dari sisi keamanan, Atto 1 dilengkapi airbag ganda, ABS, EBD, Brake Assist, Electronic Stability Control, hingga Hill Start Assist. Semua fitur ini biasanya ditemui pada mobil dengan kelas harga lebih tinggi. BYD juga menyematkan Blade Battery—teknologi baterai dengan standar keamanan ekstrem—serta fitur Vehicle-to-Load (V2L) hingga 2,2 kW yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik portabel.
“BYD Atto 1 kami hadirkan untuk memberi solusi mobilitas listrik terjangkau yang sesuai kebutuhan masyarakat urban. Mobil ini bisa jadi pintu masuk bagi konsumen Indonesia untuk mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan,” jelas Bobby Bharata, Product Director BYD Indonesia.
Sehari penuh menempuh rute Semarang–Cepogo–Salatiga hingga kembali ke Semarang membuktikan satu hal: BYD Atto 1 bukan sekadar city car listrik murah meriah. Ia hadir sebagai kendaraan ringkas, menyenangkan, dan tangguh, yang berani menjawab tantangan hingga ke jalur tanjakan ekstrem.(aln)




