Pasutri Penjual Soto Korban Tabrak KA Gajayana Terima Santunan Jasa Raharja

55
SANTUNAN : Jasa Raharja menyerahkan santunan pada ahli waris korban laka KA Gajayana vs Panther di Sragen. Foto : Ade Ujianingsih/Jateng Pos

JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN – Jasa Raharja Surakarta menyerahkan santunan kepada korban kecelakaan maut di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Kecelakaan terjadi di Dukuh Bedowo, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, pada Senin (11/10/2021).

Peristiwa itu melibatkan KA Gajayana dengan mobil Panther AD 9201 JF, yang ditumpangi Hadi Mulyono (60) dan Sukinem (58) warga Dukuh Dayu RT 28/8, Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang. Mereka adalah penjual soto di wilayah Kecamatan Masaran.

Keduanya meninggal seketika, karena mobil yang ditumpangi tidak sempat menghindar lagi.

Kurang dalam waktu 24 jam sejak kejadian, berkas dan santunan Jasa Raharja selesai dan langsung diserahkan pada ahli waris. Penyerahan santunan diserahkan Kepala Perwakilan Jasa Raharja Surakarta yang diwakilkan kepala kantor pelayanan jasa raharja (KPJR) tingkat II, Aris Widayanto.

“Usai mendapatkan laporan kecelakaan maut tersebut, tim Jasa Raharja bersama langsung melakukan pemrosesan santunan Jasa Raharja, hari ini santunan langsung diserahkan.” Ungkap Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) tingkat II, Aris Widayanto, Selasa (12/10/2021).

Masing-masing korban meninggal mendapatkan santunan sebesar Rp 50 juta, dan santunan diserahkan pada ahli waris Tri Widyastuti.

Layanan sigap cepat tersebut menjadi komitmen dari jasa Raharja untuk memenuhi hak korban kecelakaan.

Kronologi peristiwa laka tersebut terjadi pukul 18.55 WIB, saat itu kedua korban melewati perlintasan tanpa palang pintu di Dukuh Bedowo, hendak menuju desa Jurangjero.

Bersamaan melaju kereta api Gajayana dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi. Masinis sempat memperingatkan dengan membunyikan klakson. Tetapi mobil tidak sempat menghindar hingga akhirnya tertabrak.

Mobil milik korban sampai terseret beberapa meter oleh kereta. Dua penumpang di dalamnya tak bisa menyelamatkan diri. Hingga akhirnya keduanya meninggal di lokasi kejadian.(Dea/bis/rit)