25 C
Semarang
Senin, 2 Februari 2026

Sam’ani Janji Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kudus

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kudus, dengan memperkuat dukungan terhadap sektor pendidikan melalui berbagai program strategis yang berpihak pada pendidik maupun peserta didik. Salah satunya pembentukan tim Advokasi Guru.

‘’Kami berkomitmen, memastikan pendidikan di Kudus terus maju melalui pembentukan Tim Advokasi Guru serta penyelenggaraan berbagai agenda pada momen Hari Guru. Upaya ini menjadi bentuk penghargaan kami kepada para pendidik, sekaligus langkah memperkuat ekosistem pendidikan yang berkelanjutan,” ujar Sam’ani dalam keterangan resminya, saat menghadiri HUT Ke-40 SMPN Kudus, Sabtu (22/11).

Advokasi Guru bakal menjadi wadah mediasi, apabila muncul persoalan di satuan pendidikan. Langkah tersebut diambil untuk menciptakan proses pembelajaran yang harmonis dan mengedepankan kepentingan anak.

Baca juga:  RSUD Kudus Nonaktifkan Lagi Ruang Isolasi COVID-19 Kelas VIP

‘’Guru perlu mendapatkan pendampingan ketika menghadapi persoalan. Melalui tim advokasi ini, kami memastikan adanya ruang mediasi yang adil dan edukatif,’’ kata Dia.

Sementara itu, Peringatan HUT SMPN 4 Kudus, juga sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian sekolah, sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional. Pencapaian ini diharapkan dapat memperkuat karakter peserta didik, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Selain itu, dalam rangka mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan bertanggung jawab.

‘’Kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat akan terus diperkuat guna memastikan kualitas pendidikan di Kabupaten Kudus semakin maju dan berdaya saing,’’ tegasnya.

Kepala SMPN 4 Kudus, Dedi Triaprianto, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan wujud komitmen seluruh warga sekolah dalam menerapkan budaya peduli lingkungan.

Baca juga:  Kades di Kudus Lakukan Penyesuaian APBDes Usai Penurunan Alokasi DD 2026

‘’Kami mendukung visi Kudus Sehat melalui pembiasaan Anak Indonesia Hebat serta pengelolaan sampah melalui KOPI SAKRAL, yaitu Koperasi Pengelolaan Sampah Anorganik Ramah Lingkungan yang menjadi sarana edukasi sekaligus pemberdayaan,” tuturnya. (mas/han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...