26 C
Semarang
Jumat, 2 Januari 2026

Lampaui Target, PAD Kudus 2025 Tembus Rp 696,2 Miliar

JATENGPOS.CO.ID, ​KUDUS – Pemkab Kudus melalui Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) mencatatkan prestasi gemilang, dalam pengelolaan keuangan daerah. Hingga 24 Desember 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Kudus berhasil melampaui target yang telah ditetapkan untuk tahun anggaran 2025.

​Berdasarkan data yang ada, total realisasi PAD mencapai Rp696,2 miliar. Angka ini setara dengan 100,6 persen dari target tahunan sebesar Rp692,08 miliar.

​Kepala BPPKAD Kabupaten Kudus, Djati Solechah, menyatakan bahwa capaian ini merupakan sinyal positif bagi kemandirian fiskal daerah. “Sesuai data per 24 Desember 2025, realisasi pendapatan asli daerah sudah melampaui target,” ujarnya di Kudus, baru-baru ini.

Baca juga:  Awas! Tanggal 4-17 Maret ada Operasi di Kudus

Menurutnya, keberhasilan ini didorong oleh performa kuat di beberapa sektor PAD, terutama dari sektor retribusi yang menunjukkan kenaikan signifikan.
Sektor Pajak Daerah tercatat hampir menyentuh angka 100 persen, sementara sektor Lain-lain PAD yang Sah masih berada di angka 93,50 persen.

Meski demikian, surplus dari sektor retribusi dan pengelolaan kekayaan daerah berhasil menutup kekurangan tersebut hingga melampaui total target keseluruhan.

​Djati pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Kudus, yang telah menunjukkan tingkat kepatuhan pajak yang tinggi. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat adalah kunci utama pembangunan.

​”Capaian ini tidak lepas dari peran serta masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak dan retribusi. Berkat dukungan tersebut, target PAD tahun 2025 dapat terlampaui meskipun masih tersisa beberapa hari di akhir tahun,” tambah Djati.

Baca juga:  Warga Kudus Dilarang Gelar Pesta Kembang Api

Pihaknya berharap tren positif ini dapat terus berlanjut. Selain itu, pendapatan yang melebihi target ini, akan dialokasikan sebagai modal penting untuk mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan daerah.

“Di sisi lain, sebagai upaya serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di masa mendatang,” pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...

Garudafood Lakukan Vaksinasi 22.000 Dosis

Lima Kecamatan 32 Desa di Kudus Terdampak...

Audisi Umum PB Djarum Upaya Menjaga Kejayaan...

Pembegal Payudara Ditangkap Polisi