28 C
Semarang
Selasa, 13 Januari 2026

Sam’ani Ajak Pedagang Sayur Pindah ke Pasar Saerah

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemkab Kudus melalui Dinas Perdagang menargetkan ‘boyongan’ pedagang sayur Pasar Bitingan bisa dilaksanakan Kamis (8/1) hari ini. Mengingat lapak yang digelar di trotoar ruas Jalan Mayor Basuno turut Desa Ploso itu, berpotensi menggangu arus lalu lintas.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengimbau para pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan sekitar Pasar Bititingan, untuk segera beralih ke Pasar Saerah. Langkah ini diambil pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang, sekaligus menata ketertiban lalu lintas di Kabupaten Kudus.

‘’Kita berdoa bersama semoga proses pindah ini berjalan lancar. Pastinya ada yang mungkin belum sepakat atau ada perbedaan pendapat, tapi tetap kita rangkul dan komunikasikan dengan baik,” ujar Sam’ani saat meninjau lokasi.

Sam’ani menuturkan, kondisi Pasar Saerah saat ini sudah hampir siap 100 persen. Proses perbaikan kini hanya menyisakan tahap penyelesaian akhir (finishing) berupa pengecatan ringan yang ditargetkan selesai dalam waktu singkat.

Pemkab Kudus pun telah menjalin kerja sama dengan pihak swasta selaku pengelola Pasar Saerah untuk menekan biaya sewa, agar tidak memberatkan pedagang. Sam’ani merinci, biaya sewa kios dipatok sebesar Rp40 ribu dan Rp17 ribu (tergantung tipe), namun nilai tersebut sudah termasuk berbagai fasilitas penunjang.

Baca juga:  Adukan Kelangkaan Oksigen ke Gubernur

‘’Prinsipnya pedagang tidak perlu membayar biaya beli kios, hanya sewanya saja. Itu pun sudah bebas biaya Listrik (untuk los), bebas biaya keamanan, dan bebas biaya sampah. Semuanya sudah dikelola dengan baik,’’ tandasnya.

Lebih lanjut, Sam’ani menegaskan bahwa relokasi ini merupakan bentuk upaya pemerintah untuk “ngewongke” atau memanusiakan para pedagang. Dengan berjualan di dalam pasar yang representatif, pedagang tidak lagi kepanasan atau kehujanan, serta tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

‘’Kami ingin memberdayakan pedagang agar tempat usahanya layak. Kalau di jalan kan mengganggu lalu lintas dan ketertiban. Di sini (Pasar Saerah) lebih aman, bersih, dan interaksi pembeli-penjual bisa lebih ramai sehingga ekonomi masyarakat Kudus meningkat,’’ tambahnya.

Terkait pedagang yang masih enggan pindah, Sam’ani menyatakan akan tetap mengedepankan cara-cara persuasif. Namun, ia juga menegaskan pentingnya menjaga ketertiban umum. Pedagang yang tetap bertahan di bahu jalan akan ditertibkan secara bertahap agar tidak menimbulkan kemacetan dan tumpukan sampah.

Baca juga:  PDAM Kudus Perbarui Filter Air Siap Minum di Alun-alun Kudus

“Bagi yang sudah mendaftar, silakan segera pindah. Yang masih menolak, nanti kita komunikasikan lagi dengan pihak terkait. Intinya, jangan sampai mengganggu lalu lintas, ketertiban umum, dan tidak meninggalkan sampah di jalan,’’ tandasnya.

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Djati Sholechah menambahkan, bahwa Pasar Saerah memiliki daya tampung yang mencukupi untuk menampung pedagang hasil relokasi.

“Kapasitas Pasar Saerah terdiri dari 108 kios dan 437 los, sehingga total tersedia 545 tempat. Untuk ukuran, los berukuran 2 x 2 meter, sedangkan kios berukuran 3 x 3 meter,” jelas Djati.

Djati menambahkan, hingga saat ini, pedagang yang telah diverifikasi dan mengambil nomor menempati los sebanyak 303 pedagang, sementara kios sebanyak 102 pedagang. Total ada 405 pedagang yang siap menempati Pasar Saerah.

Salah satu pedagang angkringan Pasar Bitingan, Juliani, yang telah berjualan selama kurang lebih 20 tahun, menyambut baik relokasi tersebut. Juliani menilai Pasar Saerah lebih bersih dan tertata dibandingkan lokasi sebelumnya.

“Saya senang pindah ke Pasar Saerah. Tempatnya lebih rapi dan bersih. Semoga di tempat baru ini membawa rezeki bagi para pedagang,” kata Juliani. (han/rit)


TERKINI

Ambisi Dua Tim EPL

Cedera, Verdonk Tercoret Lawan Lyon

Debut John Herdman

Rekomendasi

...

Pakai Baju Adat, Pj Bupati ini Hadiri...

Tim Satgas TMMD Kibarkan Merah Putih di...

DPD Nasdem Kudus Resmi Dinahkodai Akhwan

Garudafood Lakukan Vaksinasi 22.000 Dosis

Kru Bus Haryanto Dilarang Keras Putar Musik...