26 C
Semarang
Minggu, 25 Januari 2026

Brigif TP Kudus Fokus Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Komandan Kodim (Dandim) 0722/Kudus, Letkol Arh Yusufa Allan Andriasie, menyebut rencana pembangunan markas Satuan Brigade Infanteri Teritorial Pangan (Brigif TP) di wilayah Kabupaten Kudus masih berproses. Peninjauan lapangan pun telah dilaksanakan sebelumnya oleh Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael.

Letkol Yusufa menegaskan, hingga saat ini masih dalam proses menentukan lokasi terbaik untuk pembangunan markas Brigif TP yang membutuhkan lahan seluas 20 hektare. Ada tiga desa di Kecamatan Jekulo yang menjadi kandidat kuat, yaitu Desa Klaling, Desa Terban dan Desa Gondoharum.

“Kami mencari tempat yang paling ideal secara strategis dan teknis, agar fungsi markas dan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal,” ujar Letkol Arh Yusufa Allan.

Disinggung tujuan dibangun Satuan Brigif TP di Kudus, Yusufa menyebutkan konsep Brigif TP berbeda dengan satuan tempur pada umumnya. Brigif TP di Kudus akan memiliki struktur khusus yang terbagi ke dalam tiga kompi utama yakni Kompi Pertanian, Kompi Perkebunan dan Kompi Peternakan.

Baca juga:  Pertamina Jamin Stok Gas Melon Kudus Raya Aman Selama Libur Maulid

Nantinya, markas ini akan dihuni oleh sekitar 350 personel TNI AD yang baru saja menyelesaikan pendidikan. Selain menjalankan tugas kemiliteran, para personel akan difokuskan pada pengelolaan sektor pangan guna menjaga kedaulatan negara melalui kemandirian sumber daya alam.

“Jadi, nanti ratusan personel itu akan dibagi tiga kompi tersebut,” ujarnya.

Pihaknya berharap, adanya Markas Brigif TP di Kudus, juga berdampak pada ekonomi kerakyatan. Sebab program ini dirancang untuk memberdayakan masyarakat setempat dalam proses produksinya. Jadi bukan sekadar penempatan pasukan.

“Tujuan utamanya adalah ketahanan pangan yang berujung pada kedaulatan. Selain itu, kehadiran pasukan akan menghidupkan ekonomi sekitar. Pasti akan muncul warung-warung warga dan peluang usaha baru di sekitar markas untuk memenuhi kebutuhan harian pasukan,” tambah Dandim.

Baca juga:  Penyanyi Dangdut Difarina Indra Goyang Kampus UMK Sambut Mahasiswa Baru

Yusuf menambahkan, sambil menunggu proses pembangunan fisik yang dijadwalkan mulai berjalan pada tahun ini. Para personel Brigif TP untuk sementara akan ditempatkan di Komplek Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) Kudus.

Penempatan sementara dilakukan agar para personel dapat segera beradaptasi dengan lingkungan sembari menunggu pembangunan markas permanen di Jekulo rampung sepenuhnya.

“Dengan adanya Brigif TP, Kudus diharapkan menjadi barometer nasional dalam integrasi antara kekuatan militer dan ketahanan pangan masyarakat,” pungkasnya. (han/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...