26 C
Semarang
Selasa, 3 Februari 2026

RSUD Kudus Bakal Kembalikan Uang Pengobatan Pasien Keracunan MBG

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Manajemen RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus memberikan klarifikasi resmi, soal kabar mengenai adanya pasien korban keracunan massal Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikenakan biaya perawatan. Isu ini muncul setelah salah satu pasien diketahui menjalani perawatan di ruang Edelweis 3 yang merupakan kelas VIP.

Plt Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Mustiko Wibowo, menyebut pihak rumah sakit menegaskan bahwa penempatan pasien di ruang VIP, didasarkan pada prosedur yang transparan sejak awal. Manajemen menjelaskan bahwa sejak pendaftaran, keluarga pasien telah mendapatkan edukasi bahwa perawatan di ruang VIP akan dikenakan biaya tambahan sesuai tarif rumah sakit.

‘’Keluarga pasien juga disebut telah menyetujui hal tersebut dengan menandatangani dokumen informed consent,’’ ungkap Mustiko melalui keterangan resminya, Selasa (3/2/2026).

Baca juga:  Pemkab Pati Izinkan Shalat Id untuk Wilayah Zona Hijau dan Kuning

Lanjutnya, dari total 33 siswa yang masuk ke IGD, 18 di antaranya harus menjalani rawat inap. Mengingat keterbatasan kapasitas, pihak rumah sakit menerapkan ketentuan kelas perawatan demi menjaga asas keadilan bagi seluruh pasien korban keracunan agar tidak semuanya menuntut fasilitas VIP.

Namun demikian, kata Mustiko, sebagai bentuk itikad baik dalam menangani situasi darurat ini, RSUD dr. Loekmono Hadi menyatakan siap mengembalikan biaya tambahan yang telah dibayarkan oleh keluarga pasien. Pihak rumah sakit akan berkoordinasi dengan pihak penyelenggara (SPPG) untuk penyelesaian administratif lebih lanjut.

‘’Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional dan transparan. Kami mengimbau masyarakat untuk menyaring informasi agar mendapatkan pemahaman yang utuh dari sumber resmi,’’ tulis pernyataan manajemen RSUD.

Baca juga:  Siswa SD 2 Kandangmas Diajari Gasing Matematika

Menurut Mustiko, melalui klarifikasi ini, diharapkan kesalahpahaman terkait biaya perawatan korban keracunan massal MBG, dapat terselesaikan dengan baik tanpa mengurangi kualitas layanan kesehatan bagi para siswa.

Sebelumnya, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris memastikan ratusan siswa SMA 2 Kudus yang diduga keracunan menu MBG, telah menerima perawatan medis di sejumlah rumah sakit dan gratis.

‘’Ada di RSUD Kudus, RS Sarkies Aisyiyah, RS Aisyiyah, RSI Sunan Kudus, RS Kumala Siwi, RS Kartika Husada. Penanganan rumah sakit dilakukan secara cepat dan semua pasien di-cover BPJS,’’ tandasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...