26 C
Semarang
Selasa, 3 Februari 2026

Sempat Lumpuh, Akses Jalan Desa Rahtawu Kembali Terbuka

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Akses utama di Dukuh Gingsir, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus yang sempat lumpuh total akibat tertimbun material longsor, kini sudah dapat dilalui kembali. Setelah puluhan personel gabungan bersama warga bahu-membahu melaksanakan kerja bakti pembersihan material sisa bencana, Selasa (3/2/2026) pagi.

Camat Gebog, Fariq Mustofa, peristiwa tanah longsor ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas sedang namun berkelanjutan, sejak Senin (2/2) sore. Kemudian sekitar pukul 22.30 WIB, tebing setinggi 7 meter dengan lebar 5 meter di pinggir jalan desa mengalami longsor.

‘’Material tanah beserta pohon tumbang menutup akses jalan, sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas,’’ kata Fariq.

‘’Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban,’’ imbuhnya.

Sambung Fariq, upaya penanganan darurat dimulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan sekitar 50 orang. Sinergi terlihat antara Camat Gebog, Danramil Gebog, Kapolsek Gebog, serta unsur dari BPBD Kabupaten Kudus dan Dinas PUPR Kabupaten Kudus.

Baca juga:  Pemkab Kudus Pasang 'Kuda-Kuda' Terkait Pemangkasan Dana TKD

‘’Kami mengerahkan alat seadanya dibantu gergaji mesin (senso) dan satu unit ekskavator dari Dinas PUPR untuk mempercepat evakuasi,’’ ujarnya.

Selain membersihkan tanah dan pohon, petugas di lapangan juga melakukan langkah preventif dengan membuat saluran air sementara agar aliran air lancar dan tidak menggerus tanah.

Selain itu, menata kembali area bekas longsor guna mengantisipasi adanya longsor susulan. Serta memberikan rambu peringatan bahaya di titik-titik rawan. Kemudian Pemerintah Desa Rahtawu bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, terus mengimbau warga agar tetap waspada, mengingat kondisi tanah yang masih labil akibat cuaca ekstrem.

‘’Kegiatan kerja bakti rampung pada pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar,’’ kata dia.

Kapolsek Gebog, AKP Siswanto menyebutkan, bahwa intensitas hujan yang tinggi membuat struktur tanah di tebing tersebut menjadi labil, dan mengakibatkan tanah longsor dan menutup total badan jalan.

Baca juga:  Bupati Blora Wajibkan Semua OPD Buka Layanan Pengaduan

‘’Sesaat setelah kejadian, warga setempat langsung melakukan gotong royong secara swadaya untuk membuka akses darurat. Berkat respons cepat tersebut, jalan sempat bisa dilalui kendaraan roda dua secara terbatas pada malam hari,’’ tuturnya.

Memasuki Selasa pagi pukul 08.00 WIB, lanjut Siswanto, proses evakuasi skala besar mulai dilakukan menggunakan bantuan alat berat. Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dan warga masih berjibaku membersihkan sisa material di lokasi.

‘’Saat ini jalan sudah berangsur terbuka. Kendaraan roda dua sudah bisa melintas dengan sistem buka-tutup. Namun untuk kendaraan roda empat masih harus menunggu proses pembersihan selesai sepenuhnya,’’ tegasnya.

Pihaknya mengimbau, warga dan wisatawan yang hendak menuju wilayah Rahtawu agar tetap waspada, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi memicu longsor susulan di area perbukitan. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...