JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Atmosfer antusiasme luar biasa menyelimuti Pendapa Kabupaten Kudus pada Sabtu (21/2) malam. Ratusan Suporter Macan Muria memadati area pusat pemerintahan tersebut untuk menyaksikan laga krusial Pegadaian Championship 2025/2026 antara Persiku Kudus melawan Persela Lamongan melalui layar lebar.
Kegiatan nonton bareng (nobar) ini tidak hanya menjadi saksi kemenangan dramatis tim kebanggaan warga Kudus, tetapi juga menjadi bukti kedewasaan suporter dalam menjaga ketertiban di ruang publik.
Laga berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Ketegangan penonton pecah menjadi sorak-sorai saat striker asing Persiku, Caique Souza, berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan pada menit ke-76. Skor 1-0 bertahan hingga akhir pertandingan, mengunci kemenangan penting bagi tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, yang hadir langsung di tengah kerumunan bersama Kapolres Kudus dan jajaran, mengapresiasi semangat positif yang ditunjukkan masyarakat.
‘’Hari ini kami memberikan ruang bagi suporter di pendapa, dan Alhamdulillah Persiku menang,’’ ujar Sam’ani dengan raut wajah bangga.
Menariknya, euforia kemenangan tidak lantas membuat suporter lupa diri. Begitu laga usai, Bupati bersama masyarakat dan relawan langsung melakukan aksi korve atau bersih-bersih lingkungan pendapa. Tanpa komando panjang, sampah-sampah yang tersisa segera dipungut sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
“Setelah selesai nonton, kami bersama masyarakat dan relawan lanjut membersihkan sampah. Ini bagian dari menjaga rumah kita bersama,” lanjutnya.
Mengingat pertandingan berlangsung di tengah suasana bulan suci Ramadan, Bupati juga memberikan pesan khusus terkait keamanan wilayah. Ia meminta momentum kemenangan ini tidak dirayakan secara berlebihan yang berpotensi mengganggu ibadah masyarakat lain.
“Karena ini bulan puasa, bulan yang suci, mari kita jaga kondusivitas. Mari kita tunjukkan solidaritas dan kedewasaan dalam mendukung tim kebanggaan,” tutup Sam’ani.
Melalui inisiatif ini, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap ruang publik dapat terus dimanfaatkan untuk kegiatan positif yang mempererat tali silaturahmi antarwarga. (mas/han/rit)






