28 C
Semarang
Senin, 16 Maret 2026

Dishub Kudus Siapkan Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2026


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus mulai tancap gas menyiapkan skema kelancaran arus lalu lintas menjelang mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Fokus utama terletak pada penyiapan jalur alternatif guna memecah kepadatan di jalur utama atau pantura timur.

Kepala Dishub Kudus, Mundir, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penguatan fasilitas jalan, terutama pemasangan rambu petunjuk arah di setiap titik persimpangan jalur alternatif. Langkah ini diambil agar para pemudik dari luar kota tidak kebingungan saat dialihkan dari jalur utama.

‘’Jalur alternatif sudah dilengkapi rambu petunjuk jalan di setiap titik. Kami menambah pemasangan rambu baru karena rambu yang ada sebelumnya dirasa masih kurang jelas bagi pengendara luar daerah,’’ ujar Mundir, Senin (2/3).

Baca juga:  Dinsos Kudus Gerak Cepat Suplai Kebutuhan Pengungsi

Dishub telah memetakan lokasi krusial pemasangan rambu baru. Untuk arus menuju Semarang, rambu “Belok Kiri” dipasang di Simpang 3 Terban, Simpang 4 Klaling, dan Simpang 4 Jepang. Sementara rambu “Belok Kanan” ditempatkan di Simpang 3 Pladen dan Simpang 3 Bulung Cangkring.

Sebaliknya, untuk arah Pati-Surabaya, rambu “Belok Kiri” tersedia di Simpang 4 Jepang, Kecamatan Mejobo hingga Simpang 3 Pladen, Kecamatan Jekulo. Sedangkan rambu “Belok Kanan” disiagakan di Simpang 4 Jepang, Terban, dan Pladen. Mundir menegaskan bahwa jalur alternatif ini memiliki spesifikasi terbatas.

‘’Jalur alternatif hanya disiapkan untuk kendaraan pribadi. Kendaraan bertonase besar tetap wajib melintas di jalur utama,’’ tegasnya.

Beberapa titik rawan macet yang menjadi perhatian serius antara lain Simpang 3 Bulungcangkring dan Simpang 4 Kerawang di lintas Kudus-Pati. Sebagai solusi, pemudik dari arah Pati akan diarahkan mulai dari Simpang 3 Terban menuju Pladen, Bulungcangkring, Sadang, Hadiwarno, hingga menembus Simpang 4 Jepang menuju Jalan Lingkar Kudus.

Baca juga:  Kasus Baru COVID-19 di Kudus Alami Penurunan

Selain itu, potensi kemacetan akibat tradisi Bulusan juga diantisipasi dengan penyiagaan personel di Pos Lebaran Krawang,’’Jika terjadi penumpukan arus, petugas akan langsung turun ke lapangan untuk melakukan penguraian secara manual,’’ pungkasnya. (han/rit)



TERKINI


Rekomendasi

...