30 C
Semarang
Jumat, 6 Maret 2026

Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Warga Rusak

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Wilayah Kabupaten Kudus lumpuh sejenak akibat amukan cuaca ekstrem pada Rabu (4/3) petang. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang, menyebabkan puluhan pohon tumbang di berbagai titik strategis serta kerusakan pada bangunan rumah warga dan fasilitas umum.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko, melalui Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik, Ahmad Munaji, mengonfirmasi bahwa rentetan kejadian bermula sekira pukul 17.40 WIB. Berdasarkan data sementara, tercatat ada 27 titik lokasi pohon tumbang yang tersebar di wilayah perkotaan hingga pelosok desa.

‘’Angin kencang menyebabkan pohon tumbang di jalur-jalur utama seperti depan Pasar Kliwon, Jalan Hos Cokroaminoto, kawasan Menara, hingga depan Polres Kudus di Klaling. Kami langsung menerjunkan tim untuk evakuasi agar akses jalan tidak tertutup total,’’ ujar Munaji, Rabu malam.

Baca juga:  Job Fair UMK 2025 Diserbu Ribuan Pencari Kerja

Selain pohon tumbang, terjangan angin juga merusak atap rumah warga. BPBD mencatat 11 titik kerusakan bangunan dengan kategori ringan hingga sedang. Di Desa Bakalan Krapyak, sebuah pohon besar dilaporkan menimpa rumah makan, sementara di Kelurahan Purwosari, sebuah gudang milik warga mengalami rusak total pada bagian atap.

Kerusakan juga menyasar fasilitas publik. Di Desa Kajeksan, atap pondok pesantren dan mustoko masjid dilaporkan jatuh akibat hempasan angin. Meski kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, pihak BPBD memastikan hingga saat ini belum ada laporan korban luka maupun jiwa.

Sejak Rabu malam, petugas gabungan dari BPBD Kudus, TNI/Polri, relawan Kencana, Destana, hingga warga setempat bahu-membahu melakukan pembersihan batang pohon dan perbaikan darurat.

Baca juga:  318 Penghuni Lapas Pati Disuntik Vaksin

‘’Kebutuhan mendesak saat ini adalah material atap seperti genteng pres, genteng mantili, dan galvalum untuk membantu warga yang rumahnya terbuka,’’ tambah Munaji.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Laporan ini bersifat sementara dan tim di lapangan masih terus melakukan asesmen data dukung serta monitoring lanjutan. (han/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...