31 C
Semarang
Rabu, 11 Maret 2026

Proyek Perpustakaan SD 3 Payaman Diadukan Inspektorat Kudus


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Proyek pembangunan ruang perpustakaan di SD 3 Payaman, Kecamatan Mejobo, Kudus, kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Menyusul anggaran sebesar Rp189 juta untuk pembangunan fasilitas sekolah dinilai tidak optimal, hingga kini fasilitas itu pun belum kunjung difungsikan dan terkesan menjadi proyek mubazir.

Isu ini mencuat setelah sejumlah masyarakat mempertanyakan efektivitas penggunaan pajak mereka, mulai dari pajak makanan, bensin, hingga pulsa, yang justru berakhir pada bangunan yang tak termanfaatkan. Dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan pun ramai di media sosial, dan memicu kekhawatiran akan adanya kerugian negara.

Menanggapi kegaduhan tersebut, Inspektur Inspektorat Kabupaten Kudus, Eko Djumartono, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi. Ia memastikan bahwa proses audit akan segera dilakukan untuk memeriksa kelayakan fisik bangunan senilai ratusan juta tersebut.

Baca juga:  Ribuan Korban Banjir Kudus Mengungsi ke Gedung DPRD

‘’Siap, surat (laporan) sudah masuk di Inspektorat hari Kamis (5/3). Saat ini masih antre untuk proses auditnya, karena sudah ada penugasan audit lain dari Aparat Penegak Hukum (APH),’’ ujar Eko saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).

Di sisi lain, pihak Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus memberikan klarifikasi berbeda. Kepala Disdikpora Kudus, Harjuna Widada, melalui Kabid Dikdas Anggun Nugroho, membantah adanya isu proyek mangkrak atau tidak sesuai spesifikasi.

‘’Itu disinformasi. Pekerjaan sebenarnya sudah selesai sejak bulan Oktober tahun lalu dan sudah dilakukan serah terima,’’ tegas Anggun. (han/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...