JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bulog Jawa Tengah, Sri Muniati, memastikan ketersediaan pangan di seluruh wilayah Jawa Tengah dalam kondisi sangat aman, menghadapi masa Hari Raya. Berdasarkan data terbaru, stok cadangan beras yang dikuasai Bulog mencapai angka signifikan yakni 515.722 ton.
Sri Muniati menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan bahan pokok. Dari total stok tersebut, sekitar 101.000 ton telah dialokasikan untuk penyaluran bantuan pangan periode Februari hingga Maret 2025.
‘’Stok kita untuk cadangan beras sangat cukup sekali. Saat ini kita juga memasuki periode panen raya, sehingga serapan gabah dari petani akan terus bertambah. Rata-rata serapan di Jawa Tengah mencapai kurang lebih 3.500 ton per hari,’’ ujar Sri Muniati saat memberikan keterangan pers, di halaman Pasar Baru Kudus, baru-baru ini.
Selain beras, Bulog Jateng juga mengamankan pasokan minyak goreng subsidi melalui merek Minyakita. Saat ini, tersedia stok sebesar 9,5 juta liter yang siap didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan komersial maupun program bantuan pangan masyarakat.
Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri. Bulog secara rutin menggelar operasi pasar melalui program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten/Kota, TNI, dan Polri.
Menanggapi dinamika pasar, Sri Muniati mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying). Ia menjamin bahwa seluruh jaringan distribusi Bulog, baik di pasar tradisional maupun ritel di luar pasar, telah dipasok dengan beras SPHP dan Minyakita sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
‘’Kami mengimbau masyarakat, jangan panik. Stok beras maupun minyak sangat mencukupi dan harga insyaAllah stabil. Seluruh jaringan kami sudah tersedia untuk memastikan kebutuhan masyarakat terjangkau,’’ tegasnya.
Pihak Bulog juga meminta peran aktif masyarakat untuk melaporkan jika menemukan adanya oknum yang menjual beras SPHP atau Minyakita di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.
‘’Apabila ada informasi harga di atas HET, mohon segera informasikan kepada kami agar dapat segera ditindaklanjuti,’’ pungkasnya. (han/rit)










