29.4 C
Semarang
Sabtu, 11 April 2026

Bupati Imbau PPPK Jangan Gampang Ajukan Cerai




JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, resmi membuka kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2026, di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Kudus, Rabu (8/4). Selanjutnya, pelantihan digelar di Balai Pelatihan “Sonya Warih”, Desa Menawan, Gebog.

Dalam kesempatan itu, Sam’ani menekankan pentingnya perubahan perilaku dan mentalitas, setelah resmi menyandang status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain itu, ia juga mengingatkan agar PPPK Pemkab Kudus tidak ‘ngelokro’ atau bermalas-malasan saat bekerja. Sehingga menjadi teladan di lingkungan masyarakat.

‘’Semua sekarang adalah panutan masyarakat. Jaga marwah, jaga sopan santun, dan etika. Jangan sampai ada fenomena ‘absen datang lalu pulang’. PPPK Kudus harus jujur dan tertib,’’ tegas Sam’ani.

Baca juga:  Ganjar Minta Semua Perusahaan di Jateng Terapkan Prokes Secara Ketat

Sam’ani juga menyoroti fenomena keretakan rumah tangga pasca-pengangkatan ASN. Maka, dia mengimbau para pegawai, khususnya kaum perempuan, untuk tetap menjaga keharmonisan keluarga dan tidak gegabah mengajukan cerai hanya karena adanya perbedaan pendapatan.


‘’Jangan lirik kanan-kiri. Ingat waktu susah dulu, waktu pacaran janji hidup mati bersama. Kalau sekarang pendapatan berbeda, jangan dijadikan masalah. Fokus berikan yang terbaik untuk keluarga dan masyarakat,’’ pesannya.

Sambungnya, dalam memberikan pelayanan publik, PPPK diharuskan ‘’Senyum Simpang7″, caranya tarik bibir ke kiri dan kanan, tunjukkan 7 gigi, dan tahan selama 7 detik.

‘’Layani semua masyarakat tanpa memandang status sosial. Yang kaya maupun miskin harus dilayani dengan standar yang sama baiknya,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Kudus, Tulus Tri Yatmika, menjelaskan bahwa orientasi ini diikuti oleh 659 peserta yang terdiri dari 276 guru, 78 tenaga kesehatan, dan 305 tenaga teknis.

Baca juga:  Kudus Cultural Fest Pamerkan Ribuan Keris

‘’Kegiatan akan dilaksanakan secara tatap muka selama enam bulan, mulai 13 April hingga 2 September 2026. Total ada 18 angkatan, di mana tiap angkatan menjalani pelatihan selama tiga hari kerja,’’ tuturnya.

Sementara materi yang diberikan mencakup pengenalan tugas fungsi ASN, internalisasi nilai “BerAKHLAK”, hingga pembinaan kedisiplinan yang melibatkan personel dari KODIM 0722 Kudus.

‘’Tujuan dari orientasi PPPK ini tidak hanya unggul secara kompetensi bidang, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan profesionalisme tinggi dalam melayani publik di Kabupaten Kudus,’’ pungkasnya. (han/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...