Jaga Tradisi, Warga Pilih Kerbau untuk Hewan Kurban




JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat Kudus masih memegang teguh ajaran dan tradisi warisan Sayyid Ja’far Shodiq yang lebih dikenal Sunan Kudus, dengan memilih kerbau sebagai hewan kurban. Tradisi ini menjadi simbol toleransi antarumat beragama yang terus dijaga hingga saat ini di Kabupaten Kudus.

Pantauan di Pasar Hewan Kudus di Jalan Lingkar Timur Kudus, mendekati hari raya kurban suasana pasar setempat mulai dipadati pembeli. Berbeda dengan daerah lain, mayoritas warga di Kudus lebih memilih kerbau sebagai hewan kurban dibandingkan sapi.

Tradisi tersebut merupakan ajaran yang diwariskan Sunan Kudus sejak ratusan tahun lalu. Pada masa penyebaran agama Islam, Sunan Kudus dikenal melarang penyembelihan sapi. Larangan itu merupakan bentuk penghormatan dan toleransi terhadap umat Hindu yang saat itu memuliakan sapi.

Baca juga:  Menghidupkan Filosofi Perempuan Muria Lewat "Tari Caping Kalo"

Tradisi memilih kerbau sebagai hewan kurban menjadi salah satu kekhasan masyarakat Kudus yang masih bertahan di tengah modernisasi. Selain menjadi bagian dari ibadah, tradisi ini juga menjadi pengingat akan nilai toleransi dan kearifan lokal yang diajarkan Sunan Kudus kepada masyarakat.

Hingga kini, nilai toleransi tersebut masih dipegang kuat oleh masyarakat Kudus. Tak heran, setiap menjelang Idul Adha, permintaan kerbau di Kota Kretek selalu meningkat drastis.

Salah satu pembeli, Suparjo, mengaku memilih kerbau untuk berkurban karena sudah menjadi tradisi turun-temurun di Kudus. Menurutnya, berkurban dengan kerbau menjadi bagian dari upaya menjaga ajaran dan warisan budaya religius dari Sunan Kudus.

‘’Memilih kerbau ini untuk menjaga tradisi di Kudus,’’ ungkapnya.

Baca juga:  2.400 Pedagang Pasar Kliwon Kudus Nunggak Sewa Kios

Sementara itu, Kasrum, salah seorang pedagang kerbau di Pasar Hewan Kudus, menyebut penjualan kerbau meningkat tajam dalam dua minggu terakhir. Dalam periode tersebut, ia mengaku mampu menjual hingga seratus ekor kerbau untuk kebutuhan kurban.

‘’Harga kerbau saat ini mengalami kenaikan antara Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per ekor dibanding hari biasa,’’ ujarnya.

Lebih lanjut, Kasrum menjelaskan, saat ini harga kerbau di pasaran berkisar antara Rp23 juta hingga Rp30 juta. Tergantung ukuran dan kondisi fisik hewan. ’’Harga menyesuaikan berat dan kondisi fisiknya. Kalau besar bisa sampai Rp30 juta,’’ pungkasnya. (han/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...