JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus terus menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lingkungan sekolah. Meski pelaksanaan program ini sudah dimulai sejak awal tahun, intensitas kegiatan meningkat tajam pada bulan Agustus ini karena dilaksanakan bersamaan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
Kepala DKK Kudus, dr. Abdul Hakam, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr. Edi Kusworo, menjelaskan bahwa CKG sekolah memiliki esensi yang sama dengan CKG umum. Namun, terdapat intervensi khusus berupa pemeriksaan tambahan yang difokuskan bagi para siswa baru.
‘’Seluruh pelaksana teknis di lapangan diserahkan kepada Puskesmas di wilayah masing-masing,’’ kata dr Edi, saat dihubungi, Rabu (5/8).
Adapun fokus pemeriksaan pada CKG di sekolah ini, meliputi Pemeriksaan umum terdiri mengukur status gizi (berat dan tinggi badan), tekanan darah, serta pemantauan tanda vital. Kemudian pemeriksaan Indera, meliputi deteksi fungsi penglihatan (mata), pendengaran (telinga), serta kesehatan gigi dan mulut.
‘’Selain itu, deteksi dini penyakit yang meliputi skrining anemia khusus remaja putri, TBC, Hepatitis, dan talasemia. Serta aspek tambahan yakni pemantauan kesehatan jiwa, kebugaran fisik, serta kelengkapan status imunisasi,’’ paparnya.
Salah satu sekolah yang telah sukses melaksanakan CKG adalah SD 1 Mlatinorowito, yang berkolaborasi dengan Puskesmas Rendeng. Pemeriksaan di sekolah tersebut dilaporkan berjalan dengan tertib dan lancar.
Kepala SD 1 Mlatinorowito, Nita Yuliani, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran program ini. Melalui pemeriksaan yang maksimal, berbagai keluhan kesehatan anak dapat terdeteksi sejak dini sehingga bisa segera ditangani. Salah satu temuan yang paling menonjol adalah gangguan penglihatan pada anak yang dipicu oleh pengaruh penggunaan gawai (gadget).
‘’Alhamdulillah, sebagian besar siswa kami dinyatakan sehat dan tidak ada keluhan penyakit serius. Selain CKG untuk semua kelas, kami juga melaksanakan BIAS untuk siswa kelas 1 serta kelas 5 putri,’’ ujar Nita.
Ia menambahkan bahwa program ini sangat krusial dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Pihak sekolah berharap program eksekutif dari pemerintah ini dapat terus berjalan sukses demi mencetak generasi muda yang sehat, kuat, dan unggul di masa depan. (han/rit)







