Bupati Sam’ani Gagas Taman Pendapa untuk Edukasi Publik


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Wajah taman belakang Pendapa Kabupaten Kudus kini tampil makin asri dan modern. Fasilitas taman yang diberi nama Watika Mandapa tersebut disiapkan menjadi ruang terbuka publik sekaligus sarana edukasi gratis bagi masyarakat Kudus.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak PT Djarum atas kontribusi besar tersebut. Pihaknya berencana membuka akses taman secara bertahap, diawali untuk anak-anak tingkat PAUD, TK, hingga SMP, sebelum nantinya dibuka luas bagi masyarakat umum.

‘’Pertama, kami ucapkan terima kasih kepada PT Djarum karena full 100 persen direhab dan dibangun oleh PT Djarum lewat Djarum Foundation. Semoga dengan selesainya pembangunan ini, taman belakang pendopo bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,’’ ujar Sam’ani.

Baca juga:  Petugas Pengamanan Nataru Dilengkapi Selang Darurat

Pihaknya menegaskan, pembukaan taman pendopo ini merupakan wujud nyata dari komitmennya untuk mendekatkan pemerintah dengan warga,’’Biar nanti masyarakat bisa merasakan auranya taman belakang Pendopo Kabupaten Kudus. Karena saya sudah berkomitmen bahwa Pemkab Kudus adalah milik rakyat,’ tambahnya.

Disinggung naman taman, Sam’ani menuturkan, Watika Mandapa dipilih untuk area taman di sekitar pendopo ini dengan konsep taman edukasi dan daya tarik alam. Penataan taman dirancang untuk mengenalkan keanekaragaman flora dan fauna kepada anak-anak sejak dini.

Lalu di dalam area taman, Pemkab Kudus menyediakan ragam wahana dan sarana edukasi gratis. Anak-anak yang berkunjung dapat melihat langsung berbagai jenis satwa, seperti rusa, burung merak, hingga burung merpati.

Baca juga:  Forum Perangkat Daerah Dorong Inovasi PAD

‘’Ini sebagai bentuk edukasi kepada anak-anak kita. Nanti mereka bisa bermain sekaligus belajar secara gratis,’’ jelasnya.

Selain menjadi sarana belajar, masyarakat juga diperbolehkan memanfaatkan area taman untuk bersantai dan makan bersama keluarga. Pihak Pemkab memberikan kelonggaran bagi pengunjung yang ingin membawa bekal makanan dari rumah, namun dengan syarat ketat menjaga kebersihan lingkungan.

‘’Boleh makan di sini, tetapi jangan lupa sampahnya dibawa pulang,’’ tegasnya.

Sam’ani menuturkan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian taman yang telah dibangun. Dengan tersedianya Watika Mandapa, Pendopo Kabupaten Kudus diharapkan tidak lagi berkesan kaku atau tertutup.

’’Pendapa Kudus akan menjadi ruang publik yang ramah anak, edukatif, dan inklusif bagi seluruh warga Kudus,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...