30 C
Semarang
Sabtu, 31 Januari 2026

Berikan Bisyaroh Santri, Wagub Berpesan Baca dan Dengarkan Al-Qur’an untuk Kehidupan

JATENGPOS. CO. ID, PEKALONGAN – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menegaskan Al-Qur’an tidak hanya dibaca dalam ritual ibadah, tetapi juga berperan sebagai penyejuk hati dan penguat kehidupan sosial masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Taj Yasin saat menghadiri Haul KH. M. Sa’ied Bachruddin Khorol Jaza’ ke-27, Ny. Hj. Chimdati Elliya Bachiya ke-8, KH. Ahmad Mukhlis Chasani ke-3, serta Haflah Akhirussanah di Pondok Pesantren Asma Chusna, Desa Kranji, Kabupaten Pekalongan, Sabtu 31 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Taj Yasin yang akrab disapa Gus Yasin menyampaikan Al-Qur’an sejak awal diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia. Yang penuh nilai-nilai kebaikan dan peringatan yang mampu membentuk akhlak serta menumbuhkan ketenangan batin.

Ia mengisahkan, peristiwa masuk Islamnya Sayyidina Umar bin Khattab yang semula menentang Nabi Muhammad SAW. Namun berubah setelah membaca ayat-ayat Al-Qur’an. Menurut Yasin, Umar mengakui bahwa Al-Qur’an bukanlah perkataan manusia, sehingga hatinya luluh dan menerima Islam.

Baca juga:  DPD BAMAGNAS Kota Pekalongan Gelar Baksos Perdana Korban Banjir

“Al-Qur’an itu ketika dibaca atau didengarkan, meskipun belum memahami seluruh maknanya, bisa mengubah hati,” ujar Yasin.

Ia menambahkan, menjauh dari Al-Qur’an berpotensi membuat hati menjadi keras. Sementara kedekatan dengannya akan menumbuhkan ketenangan dan kepekaan sosial. Karena itu, ia mendorong masyarakat untuk terus membaca dan mendengarkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, Yasin juga menyampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan apresiasi kepada para penghafal Al-Qur’an.

Sebanyak 16 penerima bisyaroh mendapatkan apresiasi. Secara simbolis diserahkan kepada Nadhief Attaftazani, Alya Naqowati Bahrya, Aliyatul Fudhla, Kamilatuz Zulfa, dan Iffi Chubaibata, yang merupakan tahfidz Al-Qur’an 30 juz.

“Semoga ini menjadi keberkahan bagi kita semua. Pemerintah hadir sebagai bagian dari ikhtiar tersebut, termasuk memberikan apresiasi kepada mereka yang telah mengkhatamkan Al-Qur’an 30 juz,” kata Gus Yasin.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Asma Chusna, Zufar Mubarok, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Gubernur Jawa Tengah dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut Taj Yasin tidak hanya hadir sebagai pejabat pemerintah, tetapi juga sebagai tokoh pesantren.

Baca juga:  Tunda Muscab

“Guru kami, Wagub Taj Yasin. Tidak hanya sebagai Wakil Gubernur, beliau juga pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Sarang,” ujar Zufar.

Zufar berharap seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan haul dan haflah akhirussanah tersebut mendapatkan keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para wali santri yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Pondok Pesantren Asma Chusna.

“Kami atas nama pengurus pondok dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mendoakan. Semoga menjadi amal saleh,” katanya.

Ia menambahkan, para santri tidak hanya dididik secara lahiriah, tetapi juga senantiasa didoakan agar dimudahkan dalam menerima ajaran selama menempuh pendidikan di pesantren. (rit)



TERKINI

Rekomendasi

...