Pelajar Komunitas Keselamatan Sekolah Binaan Astra Motor Jateng Berhasil Edukasi Masyarakat

Melalui Video Kreatif Safety Riding

16

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Semangat pelajar yang tidak padam seakan bisa kita rasakan dengan aktifnya para pelajar binaan Astra Motor Jateng yang berperan penting dalam mengedukasi teman – teman dan masyarakat sekitarnya akan pentingnya budaya safety riding dan kepedulian akan keselamatanberkendara.

Meskipun ditengah pandemi dan PPKM yang masih berlanjut, para pelajar ini tetap bergerak dan menjalankan tugas mereka sebagai agen keselamatan sekolah dengan didasari inisiatif yang tinggi.

Penyesuaian metode pembelajaran pun kerap dilakukan oleh para pelajar ini. Sebab di beberapa sekolah, edukasi tatap muka masih dibatasi. Pembatasan ini membuat para pelajar mencari inovasi pembelajaran edukasi yang cocok mereka lakukan tanpa harus berkumpul atau masuk sekolah. Yaitu dengan membuat video edukasi safety riding yang berisi pesan keselamatan serta mengenalkan aturan – aturan aman dalam berkendara.

Video ini nantinya akan dibagikan di platform media social melalui facebook, youtube, instagram bahkan dipromosikan langsung pada status whatsapp. Mereka berlomba memperbanyak media pembelajaran online safety riding untuk mencapai target jumlah edukasi yang sudah mereka tentukan di awal pembuatanvideo.

Melalui konsep PDCA (Plan DO Check Action) dalam mencari masalah, memberikan solusi yang cerdas, menarik, dan menantang bagi para pelajar untuk berinovasi, kabar baiknya saat ini anggota komunitas keselamatan sekolah telah terbiasa membuat video dan secara inovatif, para pelajar juga belajar dalam pengeditan video serta mencari cara agar video tersebut menarik, hingga mereka bermain peran.

Alhasil, kerja keras ini pun tidak sia – sia. Setelah video mereka disebar, video ini direspon dengan baik oleh teman – teman dan masyarakat luas. Hingga mampu mencapai target penonton yang diharapkan.

Tentunya hal ini tidak lepas dari bimbingan instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng yang terus memantau dan mengawasi kegiatan belajar dan mengajar materi keselamatan berkendara melalui publikasi online ini.

Proses inilah yang kita namakan siklus PDCA sampai di akhirnya nanti akan di dapat sebuat konsep baku atau standar yang paling efektif menjalankan edukasi safety riding di masapandemi.

“Kesempatan yang diberikan oleh Astra Motor Jateng ini saya ambil sebagai media pembelajaran saya, bagaimana bisa berempati kepada korban kecelakaan dengan membuat video yang bertujuan mencegah terjadinya kecelakaan terulang lagi karena memakai HP saat berkendara. Saya senang karena video saya memberikan dampak positif dalam hal safety riding bagi banyak orang,” ungkap salah satu pelajar SMK Veteran 1 Sukoharjo.

Sebuah pembelajaran akan efektif diserap dan dijalankan jika pemberi materi paham akan masalah masalah yang ada di sekitarnya. Melalui konsep PDCA ini para pelajar Komunitas Keselamatan Sekolah (KKS) mampu memberikan solusi dan uji coba apakah ini mejadi solusi yang terbaik atau masih perlu dicarikan solusi lainnya berdasarkan keberhasilan project ini memecahkan masalah yang ada.

“Saat ini, kami belum bisa mengedukasi siswa siswi baru yang terdaftar di sekolah kami terkait matery safety riding secara langsung, namun dengan adanya inovasi para pelajar KKS, maka penyampaian informasi pembelajaran tetap dapat disampaikan dengan baik dengan menggunakan media social dan sistem pembelajaran online,” jelas Romdhoni Pembina SMK VeteranSukoharjo.

Astra Motor Jateng selalu mencari terobosan dalam usaha menyebarluaskan tagline keselamatan #Cari_Aman ke generasi muda dengan tujuan mereka bisa lebih peduli akan keselamatan diri sendiri maupun keselamatan orang – orang disekitarnya. Melalui program PDCA safety riding, telah tercipta banyak video – video keselamatan yang dibagikan di media social dengan harapan makin banyak masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Tengah, terdidik dan terbantu melalui edukasi dari para pelajar KKS. (*/jan)