Pelamar JPT Pratama Pemkab Pati Harus Kuasai Lima Aspek

Seluruh peserta Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama Pemkab Pati tahun 2017 telah selesai mengikuti tahapan wawancara yang berlangsung selama dua hari. FOTO: HUMAS SETDA PATI/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, PATI – Seluruh peserta Seleksi Terbuka Pengisian  Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemkab Pati tahun  2017 telah selesai mengikuti tahapan wawancara yang berlangsung selama dua hari sejak 27 November hingga 28 November. Tahapan yang harus dilalui para peserta, dilakukan di ruang Excellent kantor BKPP Pati.

Pada hari pertama pelaksanaan tahapan wawancara itu, ada 15 peserta seleksi yang merupakan pelamar tiga posisi JPT, yaitu Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu sebanyak 7 orang dan Dinas Arpusda 8 orang.

Sedangkan pada hari kedua, tahapan wawancara diikuti peserta yang melamar posisi Kepala DPUPR sebanyak 4 orang, Diskominfo 7 orang dan Satpol PP sebanyak 5 orang.

Ketua Panitia Seleksi Terbuka  Pengisian JPT Pratama Pemkab Pati  tahun  2017, Suharyono mengatakan, ada lima aspek yang harus dikuasai para peserta seleksi. Diantaranya aspek motivasi dan peminatan, perencanaan dan tata kelola pemerintah daerah.

Selain itu, kata Suharyono, peserta harus menguasai aspek keuangan daerah, kreativitas dan inovasi serta pegetahuan peserta tentang wawasan kebangsaan.

“Pada sesi wawancara ini, panitia seleksi ingin melihat kemampuan para peserta menguasai lima aspek tersebut. Karena sebagai kepala OPD mutlak harus memiliki pemahaman dan implementasi yang baik tentang aspek- aspek itu,” ungkap Suharyono.

Suharyono yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati ini, juga memberikan apresiasi terhadap kedisiplinan dan kegigihan para calon JPT dalam mengikuti tiap tahapan seleksi.

Suharyono menjelaskan bahwa tahapan seleksi yang harus dilewati para peserta masih panjang, yakni tahapan rekam jejak dan tes kesehatan. Untuk itu, dibutuhkan stamina dan kejernihan pikiran dalam mengikuti tiap tahapan seleksi.

“Ini memang menjadi tantangan bagi para peserta yang dituntut untuk berpikir cepat, tepat namun tetap sistematis. Karena Pemkab Pati membutuhkan pemimpin- pemimpin yang mampu menghadapi berbagai permasalahan di tiap OPD,” tegasnya.

Sementara untuk hasil seleksi wawancara itu, akan diumumkan oleh Ketua Pansel bersama para anggota pansel, terdiri dari Jumani, Dwi Sapardiyono serta dua akademisi dari UNS Surakarta, Ary Setyawan dan Tuhana.

Pengumuman hasil wawancara dilakukan setelah 31 peserta menyelesaikan sesi wawancara pada 28 November. “Seperti tahapan sebelumnya, kami akan langsung merapatkan hasil seleksi untuk diumumkan pada para peserta seleksi,” tandasnya.(mel/rif)