Pemain PSIS Jalani Recovery

6
Pelatih PSIS Semarang Imran Nahumarury

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – Pemain PSIS Semarang masih menjalani latihan pemulihan pasca pertandingan kedua Liga 1 2021-22. Minggu (12/09/2021) malam pemain PSIS menjalani pertandingan melawan Persija Jakarta.

Pada pertandingan yang dilaksanakan di Indomilk Arena Sport Center, Tangerang, Minggu (12/9/2021), PSIS berhasil menaham imbang Persija Jakarta 2-2. Bermain dengan tempo tinggi dan dalam keadaan hujan, membuat pertandingan tersebut memakan banyak stamina pemain.

Sehingga, skuad Mahesa Jenar menjalankan latihan recovery di hotel tempat mereka menginap, Selasa (14/9/2021). Asisten pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury menjelaskan jika pemain yang bermain di pekan kedua diistirahatkan satu hari setelah laga.

“Setelah pertandingan kami rest. Namun kemarin juga ada individual training buat beberapa pemain yang belum berkesempatan main di laga lawan Persija,” kata Imran Nahumarury dilansir BolaSport.com dari laman klub.

Pada latihan hari ini, latihan hanya bisa dilaksanakan di hotel, hal ini karena faktor cuaca yang tidak bersahabat. “Hari ini kami recovery training. Rencana tadi mau di lapangan dua grup. Yang main recovery dan yang belum bermain untuk maintenance kondisi,” sambungnya.

Imran menambahkan jika latihan akan fokus pada kebugaran pemain. Rencananya, besok timnya baru melaksanakan latihan taktikal jelang laga pekan ketiga melawan Persiraja Banda Aceh.

“Namum karena hujan deras, kita di hotel saja. Besok pagi baru kami di lapangan untuk melakukan evaluasi pertandingan kemarin,” cetus Imran.

Imran menganggap, semua pemain di tim PSIS Semarang sama pentingnya. Saat laga melawan Persija tak ragu memberikan kepercayaan pemain muda tampil sejak menit awal.

Mereka adalah Wahyu Prasetyo, Eka Febri Setiawan, Reza Irfana, dan Pratama Arhan. “Saya selalu bilang kepada mereka (pemain muda). Bahwa saya tidak pernah hanya berharap dengan 11 pemain. Semua pemain saya anggap penting, itu yang saya tekankan di latihan,” lanjut pria berusia 42 tahun itu.

Dikatakan Imran, setiap pemain memiliki kesempatan yang sama untuk tampil di pertandingan Liga 1. Asalkan, mereka memperlihatkan kerja keras serta semangat berjuang ketika latihan. (bola/riz)