Pembebasan Lahan Perlintasan KA di Pasar Ganefo Segera Direalisasikan

Jajaran Komisi D DPRD Jateng dipimpin Ketua Komisi Alwin Basri mengecek kawasan perlintasan sebidang di dekat Pasar Ganefo, Mranggen.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Komisi D DPRD Jateng meminta Pemprov agar segera merealisasikan pembebasan lahan yang masuk kawasan perlintasan kereta api KM 33+237, Pasar Ganefo, Mranggen, Demak. Pembebasan lahan itu sebagai bentuk untuk mendukung pembangunan jalan layang (flyover) perlintasan tak sebidang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang rencana akan dilakukan pada tahun 2019.

Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri mengatakan, sudah semestinya kawasan perlintasan sebidang tidak boleh ada pertemuan kendaraan dengan kereta api, meski ada pengelolaan berupa papan perlintasan. Dengan masih adanya perlintasan sebidang akan berisiko terjadi kecelakaan dan menambah kepadatan arus lalu lintas.

“Pada 2018 kami akan mengusahakan agar pembebasan lahannya bisa menggunakan APBD.   Setelah semuanya rampung, pada 2019 flyover bisa langsung dikerjakan menggunakan APBN. Kami serahkan pembangunannya ke Bina Marga,” kata Alwin Kamis (23/11).

Alwin mengatakan,  pembangunan flyover mendesak dibangun di tempat itu. Jajaran Komisi D sudah meninjau lokasi pembangunan perlintasan kereta api Ganefo, Mranggen, Selasa (21 2/11).

Menurutnya, pembangunan flyover ini akan sangat membantu mengurangi kecelakan yang sering terjadi. Terlebih lagi, penumpukan kendaraan saat pagi dan sore sangat sulit diuraikan karena jalan yang sempit.

“Di dekat perlintasan kereta ini ada pasar, bisa dibayangkan jika pagi-pagi pasar ramai lalu kereta lewat itu macetnya bisa panjang sekali,” lanjut Politikus Fraksi PDI Perjuangan itu.

Sementara,  Anggota Komisi D Jateng Ngainirrichadi mengharapkan agar masyarakat bisa lebih disiplin dan mengerti tentang keselamatan dalam berlalu lintas, mengingat proses pembangunan flyover yang masih perlu banyak waktu untuk terealisasi.

“Sembari menunggu proses pembangunan flyover, masyarakat harus lebih taat peraturan jangan asal terobos palang pintu, kita berusaha agar proses pembebasan lahan hingga pembangunan flyover bisa dilakukan dengan cepat,” terang politisi dari PPP ini. (saf/mar)