Beranda Ekonomi Pembinaan Peternak untuk Hasil Berkualitas

Pembinaan Peternak untuk Hasil Berkualitas

34
KUNJUNGAN: Ir. Lalu M Syafriadi M.M. (kiri) Kepala Dinas Peternakan dan
KUNJUNGAN: Ir. Lalu M Syafriadi M.M. (kiri) Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, saat mengunjungi rumahpotong unggas.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Guna meningkatkan mutu dan kualitas hasil ternak dari berbagai peternakan di Jawa Tengah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah kembali memberikan edukasi. Kali tentang bagaimana memahami tata cara berternak yang sesuai standar nasional.

Menurut Ir. Lalu M Syafriadi M.M. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, pembinaan ini untuk pencapain target kebutuhan konsumsi protein hewani yakni daging, telur dan susu di Jawa Tengah. Dengan program dan pembinaan kepada para peternakdiharapkan hasilnya semakin berkualitas.

“Menangani peternakan hewan baik dalam bentuk ternak rumah tangga atau ternak profesional harus dilakukan dengan cara tepat guna. Dalam rangka tugas pokok fungsi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, kami melakukan pembinaan kelompok ternak perkabupaten dengan materi standar nasional,” ujarnya.

Edukasi dan pembinaaan kelompok peternak dengan cara budidaya ternak dengan baik yang meliputi, ( kandang, pakan dan lingkungan). Materi pembinaan awal tersebut, sebagai modal dasar para peternak untuk membuahkan hasil ternak yang baik dan berkualitas.

Tak hanya itu, sarana dan prasarana penunjuang kebutuhan ternak seperti, pompa air, pengolahan limbah yang bersahabat dengan lingkungan serta pelatihan kesehatan ternak oleh dokter hewan yang kompeten dibidangnya, juga menjadi faktor utama keberhasilan kebutuhan konsumsi hasil ternak di Jawa Tengah.

“Dari materi edukasi dan pembinaan yang bisa tersampaikan dan dipahami dengan baik oleh kelompok peternak, Jawa Tengah mampu menyediakan konsumsi hasil ternak baik ayam, sapi dan kambing melebihi targer yang dicanangkan. Bahkan mampu menyuplai kebutuhan konsumsi hasil ternak keluar provinsi Jawa Tengah,” terangnya.

Mengacu pada data kami yang rata-rata kelompok ternak yang ada di Jawa Tengah, mampu memberikan suplai hasil ternak melebihi target dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen baik di Jawa Tengah serta Provinsi lain. Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Jawa Tengah akan terus meningkatkan pelayanan khusus dalam memberikan edukasi dan pembinaan peternak.

“Rumah potong hewan juga menjadi penentu kualitas hasil ternak, pemeliharan kesehatan lingkungan serta sosialisasi penyakit menular untuk hewan ternak harus diperhatikan dengan baik. Dari semua program tersebut, kami terus memberikan sosialiasi kepada semua elemen peternakan untuk terus mempertahankan hasil maksimal sehat dan layak untuk dikonsumis masyarakat,” pungkasnya.

Provinsi Jawa Tengah, mempunyai data ternak dan populasi setiap tahunya dengan angka aman untuk ketersedian konsumsi hasil ternak yakni, ayam sebesar 35 juta ( produksi ternak ) dan sapi potong, 1,7juta , sapi perah 145 ribu ekor, kerbau 50 ribu ekor, kambing 3,93juta, domba 2,38 juta ekor ( populasi ). (biz/ucl/sgt)