Beranda Semarang Pemkot Akan Subsidi Kuota Internet Pelajar

Pemkot Akan Subsidi Kuota Internet Pelajar

24
Untuk Masyarakat : Wali Kota Salatiga Yuliyanto didampingi WaKil Walikota Muh. Haris dan Sekda Fakruroji saat menyampaikan keterangan terkait HUT Salatiga ke-1270. ( foto : dekan bawono/ jateng pos)

JATENGPOS.CO.ID,  SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga berencana memberikan subsidi kuota bagi pelajar, menyusul tingginya kebutuhan internet akibat pemberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring ( dalam jaringan).

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan rencana subsidi kuota gratis bisa diberlakukan tahun 2020, karena ada refocusing dan realokasi anggaran hingga Rp 90 miliar, sehingga bantuan subsidi kuota internet tersebut bisa dengan anggaran belanja tidak terduga ( BTT).

” Jadi nanti melalui Dinas Pendidikan, mendaftar kebutuhan warga atau siswa yang benar-benar harus dibantu kuota dalam proses belajar jarak jauh. Jadi nanti bisa ditindaklanjuti oleh pak Sekda dan teman gugus tugas yang lain,” jelas Walikota Salatiga Yuliyanto saat jumpa pers HUT ke 1.270 Kota Salatiga di Cafe Bumi Kayom, Kamis (23/7).

Yulianto juga mengakui untuk saat ini layanan sambungan internet untuk masyarakat yang dapat diakses secara gratis pada ruang publik sementara masih tergantung vendor atau penyedia.

“Karena Pemkot Salatiga belum memiliki jaringan internet yang dapat dikelola sendiri lewat Diskominfo. Sehingga aduan kebutuhan internet pembelajaran daring nanti akan diberikan subsidi,”imbuhnya. Ditambahkan Wali Kota, terkait pelayanan internet gratis sampai pada tingkat kelurahan akan dianggarkan pada tahun depan.

Wakil Wali Kota Salatiga Muh. Haris menambahkan, pihaknya banyak mendapat masukan dari masyarakat agar bantuan untuk masyarakat terdampak Covid, tidak hanya dalam bentuk sembako, namun juga dalam bentuk kuota untuk pembelajaran jarak jauh anak-anak sekolah.

“ Ini masukan menarik juga dan perlu kita kaji sehingga kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 16 ribu sembako itu jumlah yang besar untuk KK ( kepala keluarga) di Salatiga, ini sedang proses kajian sehingga sesuai keinginan masyarakat,” ujar Muh. Haris.

Sementara terkait rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke 1.270 Kota Salatiga tahun ini diperingati secara sederhana. Sejumlah kegiatan mulai upacara, hiburan dan pagelaran budaya disiarkan melalui online lewat akun media sosial resmi milik Pemkot Salatiga.

Karena masih dalam masa pandemi virus Corona jumlah orang yang terlibat pun juga dilakukan pembatasan jumlah orang termasuk saat berlangsungnya kegiatan.(deb)