Pendekar Cilik Ziarah ke Makam Letnan Dukut

Puluhan pendekar cilik yang tergabung dalam Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Ranting SMPN 3 Bayat dan Desa Jotangan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten melakukan ziarah ke makam pejuang kemerdekaan. Foto : Cahya Indrawan/Jateng Pos

JATENGPOS.CO.ID, KLATEN – Puluhan pendekar cilik yang tergabung dalam Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Ranting SMPN 3 Bayat dan Desa Jotangan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten melakukan ziarah ke makam pejuang kemerdekaan.

Pelatih INKAI Kecamatan Bayat, Asim Sulistyo, mengatakan, ziarah makam dilaksanakan dalam rangka Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November.

Ziarah kali ini yakni di makam Letnan Dukut yang berada di atas bukit di Dusun Brumbung, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat.

Sebagai informasi, Letnan Dukut merupakan tokoh pejuang yang hidup pada masa penjajahan Belanda. Letnan Dukut gugur pada 18 Agustus 1947.

“Dengan berseragam karate lengkap dan membawa bendera merah putih, rombongan berjalan kaki naik ke puncak bukit,” katanya.

Asim mengatakan, selain berdoa untuk para pejuang kemerdekaan, kegiatan juga diisi dengan bersih-bersih area makam.

Upaya bersama itu sebagai salah satu cara menghargai jasa para pahlawan yang sudah merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan generasi muda bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan.

“Pahlawanku adalah inspirasiku. Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa pahlawan,” paparnya.

Anggota INKAI, Indah Pratiwi (14), mengatakan, sebagai generasi muda, cara menghargai jasa pahlawan yakni mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif.

“Generasi muda harus belajar dengan sungguh-sungguh dan meraih cita-cita setinggi-tingginya. Berprestasi demi kemajuan bangsa,” urainya.(aya)