Pengawasan Obat di Banjarnegara di Perketat

11
KERJASAMA - Polres Banjarnegara Bersama Kejari, Apoteker dan Ahli Farmasi Tandatangani Komitmen Bersama Terkait Harga dan Stok Obat di Masa Pandemi Covid-19.

JATENGPOS.CO.ID,  BANJARNEGARA – Polres Banjarnegara bersama Kejaksaan Negeri Banjarnegara, Ikatan Apoteker Indonesia Banjarnegara dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Banjarnegara menandatangani komitmen bersama di Aula Klinik Hidayah Banjarnegara, Selasa (27/7/2021).

Komitmen Bersama Ditandatangani oleh Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto, SH, SIK, MH, M.Si, Kajari Banjarnegara Sigid Januaris Pribadi, SH, MH, Ketua Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia Banjarnegara Apt. Heny Setyo Tur Istanto, S.F dan Ketua Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Banjarnegara Eko Andriyanto, A.Md. Farm

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto, SH, SIK, MH, M.Si mengatakan, pendandatanganan komitmen bersama dilakukan dalam rangka melaksanakan percepatan pengendalian dan pengawasan harga dan stok obat pada sarana kefarmasian berkaitan dengan pandemi Covid-19.

“Memastikan obat-obatan untuk penyembuhan pasien covid-19 tidak terjadi penimbunan dan kenaikan harga yang melebihi harga eceran tertinggi (HET),” katanya.

Ia berharap, adanya komitmen bersama ini akan tercapai optimalisasi, efektitifitas, efisiensi dan keamanan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi para pihak terkait pengendalian pandemi Covid-19.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia Banjarnegara Apt. Heny Setyo Tur Istanto, S.F mengatakan, setelah pihaknya melakukan survei lapangan bahwa kenyataanya ada obat yang di jual melebihi harga eceran tertinggi (HET), contohnya azithromycin tapi itu tidak hanya di Banjarnegara.

“Tapi itu memang dari hulu kita sudah dapat diatas HET, jadi mau ga mau memang kita menyesuaikan,” tuturnya.

Namun, kata dia, akhir-akhir ini sudah ada penurunan harga sehingga bisa menjual dibawah HET.

“Saat ini dari distributor sudah dibawah HET sehinga kita bisa menjual dibawah HET,” tandasnya.(akh)