Penggunaan Media Video Meningkatkan Hasil Belajar Materi Volume Kubus dan Balok

ANY PURWANINGSIH, S.Pd.

Pendidikan selalu menjadi perhatian utama pemerintah. Hal ini dikarenakan baik buruknya kualitas suatu bangsa banyak dipengaruhi oleh kualitas pendidikannya. Pendidikan juga memiliki kontribusi yang penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Jika kualitas sumber daya manusianya baik, maka kualitas suatu bangsa juga akan baik. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan guru dan peserta didik dituntut untuk kreatif dan kompeten. Salah satu upaya yang bisa dilakukan yaitu dengan mengembangkan dan menggunakan media dalam kegiatan pembelajaran.

Matematika merupakan pengetahuan universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, mata pelajaran matematika perlu diajarkan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar hingga kejenjang perguruan tinggi untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analistis, sistematis, kritis, kreatif, cermat, dan konsisten serta kemampuan bekerja sama (Depdiknas, 2006:9).

Seperti yang terjadi di Kelas IV SDN 01 Pelutan pada materi “Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan volume kubus dan balok”, siswa lebih suka bermain sendiri dan mereka merasa bosan sehingga sebagai guru kita mempunyai tantangan bisa tidak kegiatan belajar itu dirangkai menjadi suatu kegiatan yang asyik dan menyenangkan yang mampu menarik perhatian peserta didik dan menghilangkan anggapan mereka mengenai belajar sebagai sesuatu yang membosankan.

Salah satu topik penting yang diajarkan dalam pembelajaran bangun ruang di Sekolah Dasar adalah volume. Materi tentang volume yang dipelajari pertama kali di tingkat SD yaitu volume kubus dan balok, sebelum mempelajari tentang volume bangun yang lainnya. Hal tersebut sejalan dengan pendapat French (2004) menyatakan bahwa volume kubus dan balok adalah konsep geometris penting yang mendasari banyak aspek matematika, seperti untuk pembelajran volume bangun ruang sisi datar lainnya maupun bangun ruang sisi lengkung. Adapun Kohar, Fatoni & Satiti (2012) menyatakan bahwa volume kubus dan balok berkaitan dengan kegiatan sehari-hari. Pekerjaan yang dilakukan siswa seperti mengisi bak air yang kosong dan menghitung kekurangan kemasan paket barang yang perlu ditambahkan ke dalam mobil container agar penuh merupakan aplikasi konsep kubus dan balok.

Media pembelajaran berperan sebagai alat bantu proses belajar mengajar. Materi pembelajaran dapat dikemas menjadi menarik dan interaktif, sehingga lebih menarik perhatian siswa dan dapat menumbuhkan motivasi belajar. Menurut (Fatria, 2017:136) media adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, dapat membangkitkan semangat, perhatian dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses pembelajaran pada siswa. Dalam pembelajaran volume kubus dan balok ini guru menggunakan media video yang dianggap media yang bisa meningkatkan minat siswa. Video merupakan media elektronik yang mampu menggabungkan teknologi audio dan visual secara bersama sehingga menghasilkan suatu tayangan yang dinamis dan menarik. Media video memiliki fungsi sebagai media pembelajaran yaitu fungsi atensi, fungsi afektif, fungsi kognitif dan fungsi kompensatoris (Arsyad 2003). Fungsi atensi yaitu media video dapat menarik perhatian dan mengarahkan konsentrasi audiens pada materi video. Fungsi afektif yaitu media video mampu menggugah emosi dan sikap audiens. Fungsi kognitif dapat mempercepat pencapaian tujuan pembelajaran untuk memahami dan mengingat pesan atau informasi yang terkandung dalam gambar atau lambang. Sedangkan fungsi kompensatoris adalah memberikan konteks kepada audiens yang kemampuannya lemah dalam mengorganisasikan dan mengingat kembali informasi yang telah diperoleh.

Dengan demikian penggunaan Media Video pembelajaran pada materi “Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan volume kubus dan balok”, sangat membantu peserta didik menangkap suatu pesan menjadi mudah dalam menerima dan memahami inovasi yang disampaikan.

 

Oleh :

ANY PURWANINGSIH, S.Pd.

 Guru SDN 01 Pelutan Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang