Perawat Puskesmas dan Rumah Sakit Diajari Rawat Luka Diabetes

Ilustrasi.

JATENGPOS.CO.ID, PEKALONGAN – Perawat dari puskesmas dan rumah sakit di Kota Pekalongan, diberikan pelatihan penanganan luka dengan menggunakan metode modern dressing atau yang akrab dengan istilah CWCCA (Certified Wound Care Clinician Associate). Pelatihan yang digelar Prodi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pekalongan (Unikal) digelar selama empat hari. “Syukur-syukur segera membuka praktik mandiri keperawatan, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, Insyallah saya siap membantu,” tutur Ketua DPD PPNI Kota Pekalongan, Projo Angkasa SKp,

Dia mengajak seluruh peserta setelah mengikuti pelatihan segera mengaplikasikan ilmu dan keterampilanya untuk menolong penderita dalam hal ini adalah merawat luka baik akut maupun kronik. Sedangkan Ketua Tim Trainer, Salafudin Yusra menjelaskan,  saat ini penderita diabetes melitus  mengalami peningkatan. Sementara perawatannya masih menggunakan cara konvensional dan perawatan luka terbuka. “Perawatan seperti ini, sangat rentan  masuknya virus kedalam luka. Sehingga  tak sedikit para penderita diabetes melitus  yang terpaksa diamputasi. Kami menghadirkan metode perawatan luka dengan modern dressing,” jelasnya.

Pada pelatihan tersebut, dipelajari tentang perawatan khusus luka dengan memahami seluk beluk ilmu, teknologi, ketrampilan dan etik serta bisnis di bidangnya. Oleh sebab itu, diperlukan pengetahuan dan keahlian yang baik dan terkini tentang penatalaksanaan dan perawatan luka bagi semua tenaga kesehatan. Acara ini untuk memfasilitasi para perawat agar terus mengembangkan ilmu keperawatan dalam konteks perawatan luka yang terkini. (nul/dik)