Peringati Harlah Ke-74 di Tengah Pendemi, Sukoharjo Lebih Sejahtera Didukung Pemerintahan Profesional

    18
    Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya saat menerima penghargaan tingkat Nasional.

    JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO-– Peringatan Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo ke 74 kali ini akan diselenggarakan ditengah pandemi Covid-19. Banyak pembatalan sejumlah agenda, diantaranya tak ada prosesi Kirab Petikan untuk menghindari kerumunan massa penonton. Namun tidak mengurangi esensi semangat untuk Membangun Sukoharjo Lebih Sejahtera, Maju dan Bermartabat Didukung Pemerintahan Profesional.

    “Kegiatan peringatan Harlah tahun ini dipastikan akan berlangsung sangat sederhana tanpa melibatkan massa yang banyak. Hal ini dilakukan untuk mencegah bertambahnya kasus positif terinveksi virus yang hingga kini masih terus bertambah setiap harinya.” Ungkap Ary Harianto, sekretaris panitia peringatan Harlah ke 74 Kabupaten Sukoharjo, Selasa (14/7/2020).

    Kegiatan yang ditiadakan di antaranya, katagori kegiatan fisik, seni dan aneka lomba. Juga anjang sana ke mantan pejabat Kabupaten Sukoharjo, ziarah dan tabur bunga ditiadakan. Begitu pula dengan kegiatan tirakatan hari lahir Kabupaten Sukoharjo yang biasanya dilakukan malam hari menjelang Kirab Petikan juga tak diselenggarakan.

    “Hanya satu kegiatan yang digelar yakni Sidang Paripurna Istimewa DPRD, penyampaian pidato Bupati Sukoharjo dalam rangka peringatan hari lahir ke 74 dengan undangan terbatas, ” urainya.

    Disampaikan pula, selama kepemimpinan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mulai tahun 2015 hingga 2019, Kabupaten Sukoharjo mengalami perubahan dan perkembangan yang semakin maju.

    Implementasi dari Visi dan Misi yang didukung potensi Daerah Kabupaten Sukoharjo, selalu berusaha melaksanakan program pembangunan yang pro-rakyat. Dalam pembangunan tersebut, didukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
    APBD Tahun Anggaran 2010 hingga 2015 telah mengalami peningkatan dari Rp. 788,4 Milyar menjadi Rp. 1,929 Trilyun.

    Sedangkan untuk Tahun Anggaran 2020 sudah mencapai Rp. 2,039 Trilyun
    Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Sebesar Rp. 63 Milyar pada Tahun Anggaran 2010 naik menjadi Rp.264 Milyar pada Tahun Anggaran 2015. Dan untuk Tahun Anggaran 2020 sudah mencapai Rp. 332 Milyar

    Selama periode Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo telah memperoleh penghargaan-penghargaan dari Tingkat Provinsi sampai Tingkat Nasional. Total ada 114 penghargaan baik atas nama Pemerintah Kabupaten, atas nama Bupati Sukoharjo, dan juga atas nama Ketua Tim Penggerak PKK.

    Di antaranya adalah Penghargaan Kota Layak Anak diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017, 2018, dan 2019. Penghargaan Pembina Program Kampung Iklim Tahun 2018. Penghargaan Adipura Tahun 2018. Tanda Kehormatan Jasa Bhakti Koperasi dan UMKM Tahun 2018. Pelaksana Terbaik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Kategori Kabupaten dari Ketua TP. PKK Pusat Tahun 2018. Penghargaan Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2019. Penghargaan Satya Lencana Wira Karya untuk Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo Tahun 2019. Predikat Wajar Tanpa Pengecualian berturut-turut dari Tahun 2015 sampai 2019. (dea/bis/rit)