Peringati May Day, Bupati Karanganyar dan APINDO BPJS Ketenagakerjaan Serahkan 100 Paket Sembako

MEMPERINGATI MAY DAY : Bupati Karanganyar, BPJS Ketenagakerjaan dan Forkopimda Karanganyar menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional sekaligus halal bihalal bersama Serikat Pekerja dan Apindo. Foto : Ade Ujianingsih/Jateng Pos

JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama forkopimda Kabupaten Karanganyar menghadiri acara May Day atau hari buruh di pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Karanganyar, Jumat (13/5/2022).

Pada kesempatan tersebut BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan bantuan paket sembako untuk perwakilan 100 pekerja.

Dalam sambutan dan tausiahnya, Bupati Juliyatmono menyampaikan bahwa setiap undang-undang yang dibuat tentunya memiliki tujuan yang baik.

“Tidak ada undang-undang yang dibuat untuk menyengsarakan rakyat. Tentunya kita harus mendukung kebijakan yang dibuat oleh pemerintah demi kesejahteraan bersama.” Ungkap Juliyatmono.

Bupati Karanganyar juga menyerahkan secara simbolis bantuan 100 paket sembako dari BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Karanganyar kepada perwakilan pekerja, santunan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) untuk 2 orang pekerja dari PT Tomoko Daya Perkasa masing-masing sebesar Rp 960.000 dan Rp 967.500 / bulan, Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun untuk ahli waris dari karyawan Rosalia Indah Transport yang meninggal karena kecelakaan kerja senilai Rp. 206.343.939,- dan beasiswa pendidikan 2 orang anak ahli warisnya sampai dengan sarjana masing-masing sebesar Rp. 69.000.000,- dan Rp. 82.500.000,- serta santunan Jaminan Kematian untuk ahli waris dari Perangkat Desa Dagen sebesar Rp. 42.000.000,-

Kepala BPJamsostek Karanganyar, Gunadi, menyampaikan bahwa sampai dengan Bulan April 2022 BPJamsostek Karanganyar telah memberikan manfaat santunan kepada pekerja untuk program JKK, JHT, JKM, JP total sebesar Rp. 19.913.983.730,-.

Untuk itu Gunadi berharap agar seluruh pekerja baik sektor Formal penerima Upah maupun sektor informal Bukan Penerima Upah semakin menyadari bahwa Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan bagian kebutuhan hidup yang harus ada pada diri setiap pekerja apapun profesinya agar bekerja lebih tenang, nyaman dan sejahtera.

“Kesejahteraan itu tidak datang dengan sendirinya, tetapi harus diupayakan agar bisa diperoleh,” imbuh Gunadi.

Untuk itu Gunadi mengajak kepada seluruh pedagang, tukang ojek, juru parkir, asisten rumah tangga, guru ngaji, marbot masjid, sopir angkot, petani dan pekerja rentan lainnya yang belum banyak mendapatkan perlindungan bisa ikut sejahtera dan terlindungi bersama BPJamsostek seperti halnya pekerja formal lainnya sebagai wujud kehadiran negara.

Hadir mendampingi Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, ada Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo, Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Ikhsan Agung, Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito, perwakilan Kejaksaan Karanganyar, perwakilan Serikat Pekerja dan Apindo. (Dea/bis/rit)