Beranda Nasional Perlindungan Keamanan ASN di Daerah Rawan, Harus Jadi Perhatian

Perlindungan Keamanan ASN di Daerah Rawan, Harus Jadi Perhatian

9
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

JATENGPOS.CO.ID,  JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat minta Pemerintah memperhatikan perlindungan terhadap aparatur sipil negara (ASN), terutama yang bertugas di daerah yang rawan keamanannya.

“Saya pribadi prihatin terhadap terjadinya peristiwa penyerangan oleh orang tak dikenal terhadap staf KPU, Yahukimo, Papua,” kata Lestari menanggapi peristiwa tewasnya staf KPU, Yahukimo, Hendrik Johpinski pada Selasa (11/8).

Untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa, Rerie, sapaan akrab Lestari, meminta pemerintah pusat dan daerah segera membuat sistem perlindungan yang memadai bagi ASN di sejumlah daerah, terutama di daerah yang keamanannya masih rawan.

Apalagi menjelang digelarnya pilkada di sejumlah daerah, menurut Rerie, keamanan terhadap aparatur sipil negara yang merupakan bagian dari pelakasana pilkada di daerah, seperti staf KPU, layak mendapat perlindungan dalam melaksanakan tugas kesehariannya.

Seperti diberitakan staf KPU Yahukimo, Papua, Henry Johpinski (25) tewas setelah dibantai secara keji oleh orang tak dikenal. Henry baru satu tahun menjadi ASN di KPU Yahukimo, Papua pada 2019 lalu.

Jenazah Henry akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Kedung Malang, Kecamatan Sumbang, kabupaten Banyumas, pada Rabu (12/8) dari Yahukimo.

Pada kesempatan yang sama, Rerie, yang juga Legislator Partai NasDem, dari daerah pemilihan II Jawa Tengah itu, mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Henry Johpinski dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.(udi)