Permintaan Oksigen Melonjak

13

JATENGPOS.CO.ID, BATANG – Lonjakan kasus Covid-19 turut berpengaruh pada kebutuhan oksigen di masyarakat. Banyak warga yang menjalani isolasi mandiri dan membutuhkan stok oksigen. Sehingga permintaan oksigen meningkat, membuat distributor tabung oksigen kelimpungan.

“Permintaan  meningkat tiga kali lipat, sedangkan persediaan terbatas,” kata  Distributor Tabung Oksigen di Batang, Arta Dinarta.

Permintaan tabung oksigen ataupun isi ulang oksigen meningkat hingga 300 persen. Bahkan, permintaan tak hanya datang dari Batang, tapi juga dari Pekalongan,  hingga Purwokerto dan Semarang. Sehari, 10 sampai 15 tabung habis. Kebanyakan digunakan untuk kebutuhan isolasi mandiri di rumah. Naiknya permintaan ini berdampak pada kenaikkan harga tabung maupun isi ulang oksigen.

Di toko alkes Artasindo Medika  di Proyonanggan Tengah disediakan ukuran kecil, sedang, dan besar. Tabung kecil ukuran 0,3 meter kubik dari harga lama Rp 550 Ribu menjadi Rp 700 Ribu. Sedangkan tabung ukuran 1 meter kubik harga lama Rp 650 Ribu menjadi Rp 1,4 juta.

Untuk ukuran besar 6 meter kubik harga lama Rp1,7 juta menjadi Rp 3 juta. Sedangkan untuk isi ulang Refill ukuran 1 meter kubik oksigen semula Rp 75 Ribu menjadi Rp110 Ribu. “Dengan kondisi seperti ini, stoknya hanya bisa untuk sebulan. Jadi kami lakukan pembatasan pembelian per orangnya, agar semua bisa kebagian,” imbuh Arta. (edo s/dik)