Permohonan Maaf Redaksi Jatengpos.co.id kepada dr. Louise Kartika Indah, SpGK

Kiri: dr.Louis Kartika Indah, SpGK (foto keliru). Kanan: dr. Lois Owien (foto sebenarnya). FOTO:IST

JATENGPOS.CO.ID. SEMARANG- Surat elektronik dikirim Stefan Indra selaku perwakilan pihak dr. Louise Kartika Indah, SpGK ke redaksi jatengpos.co.id, menginformasikan kesalahan posting foto dokter di konten berita tentang dr Lois Owien yang sedang ramai diberitakan media massa terkait pandangannya mengenai Covid 19.

Dalam surat diinformasikan foto yang diposting jatengpos.co.id dalam berita tersebut adalah foto dr. Louise Kartika, SpGK yang diambil dari media sosialnya tanpa sepengetahuan maupun ijin dari yang punya akun medsos.

Menanggapi surat klarifikasi tersebut redaksi jatengpos.co.id menyampaikan terima kasih atas teguran dan imbauan yang disampaikan dengan merespon positif atas kesalahan memuatan foto tersebut.

Redaksi yang seharusnya memasang foto dr Lois Owien, tetapi salah pasang foto dr. Louise Kartika Indah, SpKG. Padahal keduanya dokter yang berbeda. Dokter Louise Kartika Indah SpKG, bukanlah dr Lois Owien yang diduga melakukan penyiaran kabar bohong soal ketidakpercayaan terhadap pandemi covid.

Kesalahan tersebut murni akibat keteledoran pihak redaksi, yang mengambil foto di google, karena wajah keduanya hampir mirip.

Redaksi mengapreasi teguran agar segera men-takedown atau mengganti foto dr Louise Kartika, SpGK. Redaksi sudah melakukan dengan mengganti foto dr Lois Owein yang sebenarnya dalam konten berita yang telah direvisi: Tidak Percaya Kematian Covid, dr Louis Ditangkap

Atas kesalahan tersebut redaksi jatengpos.co.id menyampaikan Permohonan Maaf yang sebesar-besarnya karena mencemaran nama baik dr. Louise Kartika Indah, SpGK dan RS Harapan Bunda.

Redaksi juga sangat berterimakasih kepada Bapak Stefan Indra, yang mewakili dr. Louise Kartika Indah SpGK, yang dengan cepat menegur kami.

Atas kerja sama baiknya kami sampaikan banyak terimakasih.

Demikian klarifikasi redaksi jatengpos.co.id dan bermohonan maaf kepada dr. Louise Kartika Indah dan RS Harapan Bunda. (*/Redaksi)