Petugas Beri Bantuan Dan Sosialisasi Kepada Ojek Online 

Petugas Ops Zebra Candi 2023, tengah memberikan bantuan paket sembako kepada ojol salah pengguna jalan. FOTO : DOK/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Operasi Zebra Candi 2023, tidak sekedar menindak pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna jalan. Aksi simpatik juga dilakukan oleh petugas gabungan dalam memberikan edukasi Lalulintas.

Aksi simpatik tersebut, dengan memberikan bantuan sosial (bansos) dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68 dan juga Operasi Zebra Candi tahun 2023 kepada komunitas Ojek online dan Sopir angkot di Kawasan Wonderia Jalan Sriwijaya Semarang, belum lama ini.

Pembagian bantuan sosial dilakukan langsung oleh Kasubdit Reg Ident AKBP Doni Prakoso Widjajanto SIK, didampingi sejumlah petugas baik dari Polri maupun Jasa Raharja dan Bapenda Prov Jateng.

“Hari ini kami dari Ditlantas Bersama stakeholder terkait membagikan bantuan sosial kepada warga dengan sasaran antara lain komunitas supeltas, ojek online dan sopir angkot dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68 dan juga sosialisasi Operasi Zebra Candi tahun 2023,” ungkap AKBP Doni Prakoso.

Lanjut AKBP Doni, bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban masyarakat di tengah naiknya harga beberapa kebutuhan pokok, selain itu juga wujud kepedulian Polri kepada masyarakat. Apalagi, saat ini suplai kebutuhan pokok terdampak El Nino.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas dan taat pajak untuk sama-sama berperan aktif untuk menjadi pelopor tertib berlalu lintas.

Ditempat yang sama, Tri (56 tahun) salah satu pengemudi ojek online penerima bantuan mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan jajaran kepolisian khususnya Polda Jateng.

Sembako yang diterima tersebut sangat membantu keluarganya maupun rekan-rekan yang lain.

“Semoga dengan kegiatan ini menjadikan polri semakin jaya bisa mengayomi masyarakat dengan lebih baik lagi,” kata Tri.

Sementara itu Kabidhumas Polda Jateng Kombespol Satake Bayu Setianto menerangkan sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, baik yang berdampak pada luka ringan, kecelakaan berat hingga kematian, kepolisian dalam hal ini Polisi lalulintas tidak bisa bekerja sendiri, bekerjasama dengan stakeholder terkait maupun menggandeng Komunitas merupakan cara yang efektif untuk mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan.

“Kita harapkan dengan menggandeng kelompok masyarakat maupun komunitas dalam pelopor keselamatan dan tertib berlalu lintas, dapat menjadi contoh bagi masyarakat yang lain untuk menciptakan situasi Kamseltibcar lantas yang aman,” pungkas Kabidhumas. (ucl)