Pj Gubernur Jateng Apresiasi TMMD Sejahterakan Masyarakat Desa

BERITA ACARA: Bupati Semarang H Ngesti Nugraha menandatangani penyerahkan berita acara pelaksanaan TMMD disaksikan Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana dan Pangdam Mayjen TNI Deddy Suryadi saat pembukaan pelaksanaan TMMD di lapangan Dusun Kenangkan, Desa Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, Rabu (8/5/2024). FOTO:IST/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN– Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana membuka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-120 dan Sengkuyung Tahap II di lapangan Dusun Kenangkan, Desa Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, Rabu (8/5/2024).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Pj Gubernur disaksikan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, Bupati Semarang H Ngesti Nugraha dan pejabat lainnya. Selain itu juga diserahkan berita acara pelaksanaan kegiatan TMMD dari Bupati H Ngesti Nugraha kepada Dandim 0714 Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes selaku Dansatgas pelaksanaan TMMD.

Pj Gubernur Nana Sudjana mengatakan tema “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan Wilayah” sangat erat kaitannya dengan pembangunan wilayah mulai dari desa.

“Pemprov sangat mendukung kegiatan TMMD sebagai kemanunggalan pemerintah dan TNI-Polri untuk mengangkat derajat (kesejahteraan) desa,” ujarnya.

Ditambahkannya, TMMD juga dapat memberikan solusi untuk menumbuhkan aktifitas dan kreatifitas masyarakat desa. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga. Hal tersebut sejalan dengan program pemerintah pusat, yang melaksanakan pembangunan wilayah mulai dari desa.

“(Program ini) mampu memberikan solusi supaya masyarakat di desa ini tumbuh ekonominya, tumbuh aktivitasnya, tumbuh kreativitasnya,” beber Nana.

Nana berharap, keberhasilan dari program TMMD itu diharapkan memberikan banyak dampak positif. Antara lain, menurunkan angka kemiskinan dan stunting, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membawa kemajuan desa.

Pangdam Mayjen TNI Deddy Suryadi kepada wartawan menegaskan TMMD merupakan langkah penting melestarikan gotong royong antara TNI-Polri dan masyarakat.

“Kegiatan TMMD dalam rangka bagaimana melestarikan gotong royong antara aparat pemerintah TNI Polri bersama komponen masyarakat di desa,” tegasnya. usai upacara pembukaan.

Menurutnya, diperlukan kerja sama dalam membangun desa sehingga dapat mencapai pertumbuhaan ekonomi yang menguntungkan warga. Selain itu pembangunan infrastruktur seperti jalan dan lainnya dapat meningkat.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0714 Kapten Rozani melaporkan sasaran fisik TMMD kali ini adalah betonisasi jalan sepanjang 1.138 meter lebar 3,5 meter di Dusun Krajan Desa Bergas Kidul, Kabupaten Semarang.

Selain itu pembangunan talud jalan 330,16 meter kubik, satu unit Pos Kamling dan satu unit MCK. Ada pula perbaikan 19 unit rumah tidak layak huni (RTLH), satu unit masjid dan satu unit musala. TMMD juga menggelar penyuluhan bela negara dan Wasbang, Kamtibmas, Kesehatan dan kewirausahaan.

Kegiatan TMMD akan berlangsung sampai 6 Juni 2024 dengan total dana Rp1,5 miliar lebih.

“Dana berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Semarang, APBDes dan swadaya masyarakat,” terangnya.

Program TMMD dilaksanakan pada 8 Mei hingga 6 Juni 2024. Bentuk kegiatannya dalam bentuk pembangunan fisik dan nonfisik.

Sementara itu, untuk pembangunan nonfisik meliputi penyuluhan bela negara dan peningkatan wawasan kebangsaan, penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba dan kamtibmas, penyuluhan penanaman ideologi Pancasila dan revolusi mental, serta penyuluhan penanganan sampah dan bank sampah. (muz)