Polda Metro Larang Petugas Berjaga Sendirian di Pos Pengamanan

Polisi dan tentara berjaga di alur Tol Kertasari, Tegal, Jawa Tengah, Minggu (10/6). Meski pihak kepolisian melarang penggunaaan kendaraan bak terbuka untuk mudik, tapi masih banyak pemudik yang melakukan hal tersebut. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – Pimpinan Polda Metro Jaya melarang anggota berjaga seorang diri di pos pengamanan Operasi Ketupat Jaya dan pos pengamanan guna menghindari ancaman serangan teroris.

“Intinya bahwa untuk anggota yang berjaga tidak diperbolehkan sendirian,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Minggu.

Kombes Argo mengatakan setiap anggota yang berjaga saling menjaga atau melakukan “back up” sehingga bisa memantau antarpersonel kepolisian dari potensi aksi teror.

Argo menyebutkan sejumlah pos pengamanan arus mudik lebaran lebih sederhana namun tidak terkait dengan ancaman aksi teror.

“Bukan masalah megahnya pos tapi anggota melakukan pengamanan dengan baik, bagaimana ‘output’nya kita gunakan di situ,” ujar Argo.

Kombes Argo menyatakan sejauh ini situasi dan kondisi keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dalam keadaan terkendali dan tidak ada kejadian menonjol.

Argo menyatakan seluruh jajaran polres dan polsek juga diperintahkan untuk patroli keamanan di wilayahnya.

Termasuk patroli keamanan terhadap kelompok yang menggelar “sahur on the road”, rumah kosong yang ditinggal mudik dan kejahatan konvensional lainnya. (drh/ant)