Polisi Buru Sopir Waskita Karya

Warga memasang bamboo dan kayu di bahu jalan Raya Masin Warungasem.

JATENGPOS.CO.ID, BATANG –  Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, masih memburu seorang sopir truk PT Waskita Karya yang melarikan diri dalam kasus kecelakaan yang menewaskan seorang warga Desa Masin, pada Minggu (3/12) malam.

Kepala Polres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga pada acara pertemuan dengan warga Desa Masin dan perwakilan PT Wasikita Karya di Batang, Senin, mengatakan bahwa polisi memastikan segera menangkap sopir truk PT Waskita Karya, Rohadi (49).

“Identitas maupun alamat rumah pelaku sudah kami ketahui dan keluarganya pun kooperatif sehingga sopir truk itu segera bisa ditangkap,” katanya.

Ia mengatakan polres telah membentuk tiga tim untuk memburu Rohadi (49), warga Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang itu.

Saat ini, kata dia, anggotanya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku ke sejumlah tempat yang diduga sebagai tempat persembunyiannya.

“Kami telah memburu ke sejumlah tempat persembunyiannya yaitu di Tulis, Kendal, dan Semarang, bahkan satu tim persiapan menuju ke Kalimantan karena informasinya pelaku mempunyai keluarga disana,” katanya.

Ia mengatakan apabila dalam sepekan terakhir ini, polres bisa menangkap pelaku maka dirinya akan minta bantuan personel Polda Jateng untuk memburu sopir truk tersebut.

Kendati demikian, kata dia, polres pada awalnya mendapatkan informasi atas keberadaan pelaku di wilayah Kendal.

“Seusai kejadian pada Minggu malam, telepon pelaku masih bisa dihubungi tetapi tidak diangkat. Akan tetapi pada Senin pagi sekitar pukul 02.00 WIB telepon seluler milik pelaku sudah tidak lagi bisa dihubungi,” katanya.

Ia menjamin polres segera menangkap pelaku yang menewaskan warga Desa Masin itu karena berdasar laporan hasil terakhir dan pengecekan anggota di lapangan bahwa informasinya pelaku kembali pulang ke wilayah Tulis.

“Sebisa mungkin segera kami lakukan penangkapan. Kami tidak mau mengecewakan warga dan keluarga korban sehingga taruhan jabatan saya apabila tidak bisa menangkap pelaku,” katanya.

Terkait aksi pemblokiran jalan yang dilakukan warga itu, Kapolres Batang akan mengambil tindakan dengan menyingkirkan benda-benda yang ditaruh warga di tengah jalan itu.

“Kami akan singkirkan benda-benda di tengah jalan itu. Menurut kami tidak ada gunanya warga memblokir jalan itu karena PT Waskita sudah menjanjikan akan secepat mungkin memenuhi permintaan warga,” katanya.drh