Pramuka Bisa Ikut Ambil Peran Dunia Kesehatan

SAKA BHAKTI HUSADA- Puluhan anggota pramuka mengikuti peringatan HUT ke-34 Saka Bhakti Husada di Wisma Perdamaian, Rabu (17/7). FOTO : ANING KARINDRA/JATENG POS
SAKA BHAKTI HUSADA- Puluhan anggota pramuka mengikuti peringatan HUT ke-34 Saka Bhakti Husada di Wisma Perdamaian, Rabu (17/7). FOTO : ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Anggota Pramuka yang tergabung dalam Saka Bhakti Husada menjadi ujung tombak bagi Dinas Kesehatan Jawa Tengah, di dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mengurangi angka kesakitan. Pernyataan itu dikatakan Sekretaris Dinas Kesehatan Jateng, Agus Tri Cahyono di sela peringatan HUT ke-34 Saka Bhakti Husada di Wisma Perdamaian, Rabu (17/7).

Agus menambahkan, dengan mengambil tema “Saka Bhakti Husada Generasi Milenial Untuk Indonesia Sehat”, pihaknya mencoba mengarahkan anggota Pramuka bisa mengambil peran di dalam mewujudkan Indonesia Sehat dengan meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat. Upayanya, melalui program-program yang bisa diselaraskan dengan kegiatan Saka Bhakti Husada.

Menurutnya, anggota Pramuka Saka Bhakti Husada yang merupakan usia milenial menjadi kader potensial di dalam membantu tugas-tugas Dinas Kesehatan di bidang promotif dan preventif.

Agus menjelaskan, melalui pembinaan, Pramuka Saka Bhakti Husada bisa menjadi motor penggerak untuk pembangunan kesehatan di masyarakat.

“Saya kira peran Pramuka ini nanti akan kita dorong ke arah fungsi-fungsi milenial. Jadi, media sosial harus kita garap. Pramuka itu kan tujuannya untuk masalah perilaku, nasionalisme dan soal keahlian. Pembangunan kesehatan itu kan kita arahkan ke promotif dan preventif. Jadi, masalah-masalah yang memang ada di kesehatan masyarakat,” jelas Agus.

Lebih lanjut Agus menuturkan, anggota Pramuka Saka Bhakti Husada juga bisa menjadi agent of change di dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. Sehingga, anggota Pramuka bisa menjadi pelopor hidup bersih dan sehat serta kader pembangunan kesehatan.

“Kami berharap, para pengurus di tingkat nasional dan daerah bisa bersama mengembangkan dan membina Saka Bhakti Husada membantu percepatan pencapaian cakupan upaya kesehatan. Sehingga, pelibatan Saka Bhakti Husada bisa lebih optimal,” ujarnya.

Sementara, untuk meningkatkan kesehatan di tengah masyarakat, Pramuka Saka Bhakti Husada memiliki enam krida. Yakni perilaku hidup sehat, sehat rumah tangga, imunisasi dan pencegahan tuberkulosis serta lainnya.(aln/mar)