Protes Tutup Togel, Lilik Jalan Kaki Yogyakarta menuju Semarang

    48
    Lilik Yuliantoro, saat berada di tugu pal putih Yogyakarta

    JATENGPOS.CO.ID, Yogyakarta – Protes maraknya bisnis perjudian toto gelap (togel), Lilik Yuliantoro (30) berjalan kaki dari Yogyakarta menuju Semarang agar praktik perjudian itu ditutup. Lilik mengatakan, praktik perjudian togel ini sudah sangat mengkhawatirkan dengan indikasi bandar togel yang adem ayem tanpa sekalipun tersentuh oleh hukum.

    “Saat ini, praktik judi togel di Jawa Tengah seakan dibiarkan tanpa terbendung. Padahal dasar hukum pemberantasannya sudah jelas yaitu adanya Pasal 303 KUHP tetapi mandul dalam mempindanakannya,” Kata Lilik Yuliantoro, Selasa (14/07/2020).

    Lilik menjelaskan, tentunya, ini sama saja pembiaran terhadap perusakan moral dan ekonomi masyarakat, serta menjatuhkan nama institusi penegak hukum di mata masyarakat.

    Lilik menambahkan, dalam catatan media, seringkali aparat penegak hukum (APH) Kepolisian menangkap pelaku togel, sebatas level pengecer yang diproses hukum dan di sidangkan. Tetapi pemain utama yaitu bandarnya tidak pernah di adili.

    “Itulah salah satu latarbelakang togel di Jawa Tengah tidak hilang karena tidak diberangus sampai otak pelakunya yaitu para bandar,” Ungkapnya.

    Selain itu, praktik judi togel ditengarai berjalan secara terstruktur, masif dan sistematis. Salah satu contoh kasus yaitu di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah. APH hanya menangkap pelaku di level pengecer.

    “Padahal pos atau basecamp tempat bandar itu berada sudah bukan rahasia publik lagi, nyata di depan mata. Namun yang terjadi para bandar tidak ditangkap. Ada apa dengan aparat penegak hukum???,” Ungkapnya.

    Tidak hanya itu,kata Lilik, di Kabupaten Blora muncul tudingan pada elemen jurnalis utamanya disebut ikut andil dalam memakmurkan praktik togel. Atas penghinaan ini beberapa kawan jurnalis dikawasan Blora tengah memerangi togel dan menuntut untuk diusut hingga level bandarnya.

    “Sikap dan semangat itulah yang melatarbelakangi dan membulatkan tekad saya “LILIK YULIANTORO” untuk aksi “BERJALAN KAKI DARI YOGYAKARTA MENUJU SEMARANG” yang akan finish di Mapolda Jawa Tengah dan Kantor Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sungguh saya sangat prihatin, karena perjudian itu merusak mental dan moral anak bangsa,” Katanya.

    Lilik menegaskan, memerangi dan memberangus togel butuh sikap tegas dari APH Kepolisian. Namun juga memerlukan dukungan dari semua elemen masyarakat baik dari tokoh lintas agama, Ormas Keagamaan, LSM dan Jurnalis.

    “Saya meminta, Kepada Presiden RI Joko Widodo, Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk serius memerangi judi togel yang telah mengakar,” tuturnya.

    “Usut, tuntaskan, tangkap dan sapu bersih sampai bandarnya. Tidak hanya Togel, tapi segala bentuk jenis perjudian harus disapu bersih. Copot Kapolres jika tidak berhasil menangkap para bandar togel dan cukongnya. Serta pecat oknum APH yang terlibat membeking praktik judi togel,” Tambahnya.

    Aksi jalan kaki protes tutup togel dimulai dari tugu Pal Putih Yogyakarta menuju Mapolda Jawa Tengah. Untuk mencapai Semarang, dibutuhkan waktu kurang lebih tiga hari. (feb)