Proyek Logung Kudus Terkendala Hujan

Proses pengerjaan Proyek Waduk Logung terkendala musim penghujan, akibatnya pelaksanaan proyek tersendat. FOTO: BURHANUDDIN FIRDAUS/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Proses pembangunan proyek Waduk Logung di Desa Kandangmas Kecamatan Dawe. Kabupaten Kudus terkendala musim hujan. Akibatnya, pengerjaan penimbunan dititik bendungan sempat terhenti beberapa kali pada Oktober dan November 2017 lalu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Zulfan Arief Mustafa melalui koordinator lapangan Bimo Anjasmoro mengatakan, pembangunan Waduk Logung bisa lebih cepat jika tidak terkendala hujan. “Di bulan Desember ini sudah dua kali. Sebelumnya pada Oktober terjadi 8 kali dan November dua kali,” kata Bimo.

Alasan dilakukannya penghentian penimbunan, kata Bimo, jika kondisi tanah basah saat pemadatan di bendungan inti tidak bisa berjalan sempurna. Hal itu akan mempengaruhi kekuatan konstruksi pada masa mendatang.

“Target penimbunan puncak elevasinya 94 meter. Sehari dikerjakan dua layer timbunan dengan ketebalan 30 centimeter. Saat ini elevasinya baru mencapai 65,5 meter, 2018 nanti selesai,” paparnya.

Meski sudah memasuki musim penghujan dan dipastikan akan menggangu proses pengerjaan Waduk Logung, namun Bimo memastikan dapat dikerjakan lebih cepat dan melampui target. Saat ini saja, progres pembangunannya mencapai 74 persen.

Untuk memperlancar proses pembangunan waduk senilai Rp 580 miliar tersebut, Bimo menempatkan sejumlah personil pengamanan, baik dari intern proyek maupun dari jajaran Polres Kudus. “Setiap hari dijaga satpam dan personel Polres secara bergiliran,” tandasnya. (han/rif)