Proyek Perbaikan Jalan di Sragen Berjalan Lambat, Lima Rekanan Kena SP

Proyek Perbaikan Jalan di Sragen.

JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN – Sebanyak lima rekanan proyek perbaikan jalan mendapat surat peringatan (SP) dari  Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen. Teguraan yang disampaikan Pemkab Sragen karena keterlambatan progres proyek.
Kepala DPU Sragen Marija mengatakan, teguran yang diberikan kepada lima rekanan karena keterlambatan dalam progres pengerjaan jalan.
“Kelima rekanan itu mengerjakan rabat beton jalan di berbagai wilayah,” papar Marija, Minggu kemarin.
Proyek perbaikan jalan di Bumi Sukowati pada tahun ini panjangnya mencapai 142 KM, sedangkan paket kontrak perawatan rutin 100 KM. Proyek itu tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Plupuh, Masaran, Kedwaung maupun Sambirejo dan Sambungmacan.
Marija mengatakan telah mengirimkan surat teguran kepada sejumlah kontraktor. Surat teguran itu salah satunya mengenai keterlambatan progres proyek dan juga kualitas proyek yang kurang bagus. Marija mengatakan seluruh proyek fisik paling lambat 18 Desember mendatang harus sudah selesai. Jika melebihi waktu yang ditentukan kontraktor tersebut akan menerima sanksi dari Pemkab Sragen, yakni tidak dibayarnya proyek yang ditangani, hingga diblakcklist dari daftar rekanan.
“Ini menjelang akhir tahun kita bekerja keras. Rekanan harus sesuai dengan kontrak 18 Desember. Karena lambat kita tegur kurang baik juga ditegur. Ada beberapa yang kita tegur, lebih dari lima,” ujarnya.
Lebih lanjut Marija mengatakan, dari 54 paket pekerjaan rabat jalan, 45 atau dari seluruh proyek 70 persen di antaranya sudah selesai. Sedangkan sisanya selesai akhir Desember. Ditambahkan Marija,  tahun depan pekerjaan rabat beton jalan masih berlanjut. Pemkab akan menggelontorkaan anggaran Rp 350 Miliar untuk menuntaskan perbaikan di seluruh kecamatan.  (ars/saf)