PSIS Latihan Conditioning

8
PSIS Latihan di Lapangan BJS Sukadanau, Bekasi

JATENGPOS.CO.ID, BEKASI – Tim PSIS Semarang kembali melaksanakan latihan di lapangan setelah kemarin sempat melakukan latihan di fasilitas hotel. Kali ini, caretaker PSIS Imran Nahumarury memimpin Wallace Costa dkk. melaksanakan latihan di Lapangan BJS, Sukadanau, Bekasi, Selasa (21/09/2021) pagi.

Pada latihan tersebut, Imran membagi tim dalam dua kelompok yang berbeda. Kelompok pertama merupakan starting XI PSIS pada saat menghadapi Persiraja Aceh untuk fokus melakukan recovery pasca-pertandingan.

Sementara kelompok kedua terdiri dari pemain yang belum berkesempatan tampil di starting XI pada saat lawan Laskar Rencong. “Hari ini kami latihan conditioning, pemain yang gak main dikasih small side game. Pemain yang main starting XI penguatan. Selain itu, di akhir latihan ada ice bath supaya otot relaksasi,” ujar Imran Nahumarury usai latihan seperti dikutip dari laman resmi klub.

Mantan pesepak bola era tahun 2000-an ini juga menerangkan bahwa mulai besok, tim pelatih akan fokus pada taktikal dengan terlebih dahulu melaksanakan evaluasi dan beberapa kekurangan pada saat melawan Persiraja.

“Besok mulai evaluasi laga kemarin sekaligus persiapan untuk taktikal lawan Arema FC. Nanti ada analisis video juga,” sambungnya. Pada latihan Selasa pagi tadi, pemain asing Bruno Silva juga sudah bergabung ke latihan.

Sementara pemain yang absen latihan yakni Pratama Arhan dan Septian David Maulana yang tengah mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta sejak kemarin.

Salah satu pemain belakang PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga terpaksa harus ditarik keluar pada saat Laskar Mahesa Jenar menghadapi Persiraja Aceh, Sabtu (14/09/2021) pekan lalu di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Ketika itu, Alfeandra Dewangga ditarik di menit ke-74 dan digantikan oleh Wallace Costa. Menurut Alfan Nur Asyhar selaku dokter tim PSIS, Alfeandra Dewangga mengalami kram pada laga melawan Persiraja kemarin dan saat ini kondisinya sudah membaik.

“Dewangga sempat mengalami kram otot gastrocnemius kiri. Awalnya setelah dilakukan terapi di lapangan dia merasa sudah tidak kram dan bisa melanjutkan pertandingan. Beberapa saat kemudian kram muncul lagi dan dia merasa tidak bisa lanjut lagi. Akhirnya saya putuskan di tarik keluar,” tutur dokter Alfan, Selasa (21/09/2021) siang.

Pasca-pertandingan, tim dokter PSIS juga langsung melakukan pengobatan ke Dewangga supaya kondisinya membaik.

“Terapi obat dan pelemasan otot tim medis lakukan setelahnya. Keesokan harinya rasa nyeri kram sudah hilang dan bisa menjalani recovery training. Sampai hari ini Dewangga sudah tidak ada keluhan apa pun,” tandas dokter Alfan.

Pada Selasa pagi saat tim melaksanakan latihan di Lapangan BJS, Bekasi, Dewangga juga sudah melaksanakan latihan normal seperti rekan-rekannya yang lain. (bola/riz)