PT.DGG Ekspor Perdana Kopi Jawa Tengah ke Vancouver Kanada

163
EXPORT : Ir Tri Susilarjo MM, Kepala Dinas Pertanian provinsi Jateng Didampingi Jefri Sirait, Managing Partner - Gayo Capital, Boby Bayu, Direktur Desa Gemah Gemilang, Aris Priyambodo, Pendamping Petani Daroe Handojo, founder Noozkav Kopi Indonesia, Direktur PT. Jabbaru Indonesia saat pengiriman export perdana di pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (sgt)

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Pada tgl 13 September 2021 PT Desa Gemah Gemilang (PT.DGG) melakukan shipment perdana dalam rangka export ke Vancouver- Kanada. Sebagai langkah awal Shipment kali ini sejumlah 19 ton, namun nantinya kita berharap hingga bisa mengirim hingga 4000 ton pertahun ke berbagai negara (target pasar 2021/2022).

Bobby Bayu, Director PT. DGG mengatakan, “Kami berharap langkah awal ini akan menstimulir pengiriman potensial ke berbagai belahan dunia mengingat pertumbuhan kenaikan konsumsi kopi dunia yg terus meningkat.”

Kegiatan export ini tidak terlepas dari dukungan partner bisnis yaitu PT. Jabbaru Indonesia, Gayo Capital, NoozKav, dan Archipelago Marketplace Inc, terutama kebijakan dari pemerintah Jawa Tengah khususnya Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah dalam penguatan ecosystem dari hulu ke hilir yang dapat menyatukan komunikasi dan gotong royong yang baik dalam memperkuat access pasar serta penguatan standard quality.

“Ini bukan saja menunjukkan bahwa ditengah kondisi pandemic ini, komoditas pertanian-perkebunan tetap berkontribusi besar menggerakan ekonomi nasional hingga pedesaan, ini bagian dari kontribusi pelaku usaha pula mewujudkan pelabuhan Tanjung Emas sebagai pusat ekspor produk pertanian-perkebunan”, ujarnya.

Bobby berharap dengan dukungan semua pihak maka target pasar berikutnya baik benua Amerika-Eropa dan Timur Tengah bisa menjadi sasaran dari PT. Desa Gemah Gemilang.

Sementara Jefri Sirait, Managing Partner – Gayo Capital, melihat penguatan komoditas kopi Indonesia sebagai komoditi unggulan yang akan membuat kopi jawa tengah, baik robusta dan arabica bisa mampu terus naik kelas baik local dan international.

“Kita berharap speciality coffee juga produksinya dapat meningkat dengan penguatan vokasi yang capable seperti pendampingan Noozkav yg telah berkiprah di tanah air,” katanya.

Ini selaras dengan yang disampaikan oleh Daroe Handojo, founder Noozkav Kopi Indonesia yang menyatakan keyakinannya bahwa kopi Jawa tengah khususnya dan Indonesia pada umumnya akan semakin disegani dan diminati secara global. Hal ini terjadi seiring dengan semakin banyaknya pemuda yang menjadi petani maupun pengolah kopi dan mereka mendapatkan dukungan kuat dari pemerintah. (Prast.wd/biz/sgt)