Publikasi Ilmiah Wujud Pengembangan Profesi

Ratusan Guru Temanggung Ikuti Pelatihan Menulis

PELATIHAN : Ratusan Guru Temanggung mengkuti Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah di Gedung Dwija Bakti PGRI Kedu, Temanggung, Sabtu (7/3).

JATENGPOS.CO.ID, TEMANGGUNG – Ratusan guru dari semua jenjang mengikuti pelatihan penulisan artikel di Gedung Dwija Bakti PGRI Kedu, Temanggung, Sabtu (7/3). Acara dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga Temanggung Drs H Suyono,M.M, Ketua PGRI Akhmad Saryono,M. Pd, Ketua Panitia Triana Susanto,S.Pd, dan Ketua PGRI Kecamatan Kedu Sigit Ristiyanto,S.Pd.

Suyono mengatakan, Pemkab Temanggung mendukung kegiatan para guru, khususnya pengembangan keprofesian berkelanjutan.

”Disdikpora mendukung baik acara ini.Guru harus mulai berubah mindsetnya. Publikasi ilmiah menjadi syarat kenaikan pangkat. Maka pelatihan ini harus mampu memfasilitasi guru untuk membuat publikasi ilmiah,” tandas Suyono di sela acara.

Melalui kegiatan pelatihan dengan menggandeng Jateng Pos,sudah ratusan guru Temanggung menerbitkan artikel ilmiah populer.Sementara itu menurut Ketua Panitia Triana Susanto bahwa pelatihan ini merupakan yang pertama. Meskipun demikian, jumlah pesertanya sudah mencapai ratusan.

Sementara itu Tukijo sekaligus guru SMP 17 Semarang yang didaulat menjadi narasumber menyampaikan materi teknik jurnalistik dan teknik menulis artikel ilmiah populer di media massa. Menurutnya saat ini guru membutuhkan sarana menulis yang tepat sesuai buku 4 PKB.

“Para guru mulai menggeliat menulis karya.Hendaknya semua pihak mendukung gerakan guru menulis sebagai bentuk apresiasi karya guru. Tidak sulit sebenarnya menulis itu,”ujarnya saat menyampaikan paparan materi.

 Ratusan guru tampak serius menyimak materi. Awalnya guru tidak percaya diri saat mau menulis.

“Saya awalnya tidak pede, tetapi saat mulai ikut pelatihan ini saya bisa dan mau nulis. Susahnya hanya saat memulai saja,”ujar Yusi salah satu peserta kepada Jateng Pos.

 Para peserta kemudian dibimbing membuat judul. Dari judul kemudian membuat outline tulisan dan di tahap akhir mengembangkan menjadi tulisan utuh. Proses menulis harus teliti dan sabar. Apalagi artikel yang terbit di Jateng Pos akan dinilai angka kreditnya.

 Lebih lanjut panitia berharap agar para peserta memahami permenPAN 16 tahun 2009. Aturan itu mengatakan tentang pengembangan karir guru wajib dilakukan agar menjadi guru profesional. Berbagai karya dan diklat menjadi bukti guru mau berkembang. Hal itu yang melatarbelakangi PGRI Kedu mengadakan pelatihan tersebut. (Tkj/rit)