Puncak Mudik, 71.900 Kendaraan Masuk Tol Semarang-Batang Per Hari 

TOL: Nasrullah (tengah) GM Jasa Marga Semarang - Batang, saat memberikan keterangan terkait antisipasi kenaikan jumlah kendaraan pemudik. FOTO : DWI SAMBODO/JATENG POS

JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Arus lalu lintas pada puncak mudik Idul Fitri 1445 H, di ruas jalan Tol Semarang – Batang diperkirakan bakal mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun lalu.

Hal tersebut, telah di estimasikan oleh PT Jasa Marga Semarang – Batang, bahwa kendaraan pemudik yang melintasi ruas Tol Semarang – Batang mencapai 71.900 unit setiap harinya.

Nasrullah selaku General Manager PT Jasa Marga Semarang – batang, mengatakan, puncak arus mudik akan terjadi tanggal 6 April 2024 dengan kenaikan arus kendaraan yang cukup tinggi.

“Beban puncak pas mudik akan terjadi 6 April kemungkinan nanti bisa dilihat peningkatan yang cukup signifikan. Dan untuk arus lalu lintas secara harian normal ruas dari Semarang dan Jakarta ada 25 ribu,” ujar Nasrullah, Rabu (3/4) petang, lalu.

Pihaknya saat ini belum memantau berapa banyak pergerakan kendaraan pemudik yang melintasi jalur Tol Semarang-Batang. Karena arus lalu lintas saat H-8 belum terpantau cukup banyak.

“Saat memasuki H-7 Lebaran nanti, jumlah petugas Jasa Marga di semua Rest area Tol Semarang – Batang akan ditambah. Penambahan petugas unit kebersihan, keamanan serta didukung kekuatan dari aparat kepolisian yang akan mendirikan pos pengamanan dan pengawasan,” terangnya.

Dijelaskan, di rest area akan diatur lalu lintasnya dan dioptimalkan slot parkir sedemikian rupa untuk mengurangi kepadatan.

“Karena arus lalu lintas menuju Semarang saat tanggal 6 April nanti diprediksikan mencapai 71.900 per hari. Itu untuk arus mudiknya. Sedangkan saat arus baliknya di beban puncak ada 65.000 kendaraan per hari,” jelasnya.

Untuk pemudik yang membawa kendaraan listrik, pihaknya juga memberikan pelayanan khusus yakni dengan memasang SPKLU di ruas KM 379 dan KM 389.

“Kami mengimbau para pemudik agar menggunakan waktu istirahat di rest area tidak lebih dari 30 menit. “Karena kalau lebih dari 30 menit bisa menimbulkan penumpukan kendaraan,” tandas Nasrullah.

Di Kalikangkung yang menjadi gerbang tol utama Trans Jawa. PT Jasa Marga akan memaksimalkan 10 gardu, mobile reader serta sejumlah fasilitas penunjang lainnya guna menyambut arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Kita sekarang sudah siap dan juga sudah menambah mobil derek jadi 10 unit dan di tempat reservasi kami standby 24 jam. Termasuk dari tim sarana untuk antisipasi jika ada genangan maupun lubang jalan,” tutul Nasrullah. (ucl/jan)