Beranda Semarang Rampok Bersenjata Bobol Toko Modern

Rampok Bersenjata Bobol Toko Modern

14
JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN – Salah satu toko modern di wilayah Kecamatan Masaran disatroni perampok bersenjata.  Aksi itu dilakukan pada Kamis (4/3) dinihari saat kondisi benar benar sepi. Pelaku saat ini masih dalam pengejaran dan berhasil membawa uang senilai puluhan juta.
Informasi yang dihimpun,  telah terjadi tindak pidana perampokan atau pencurian dengan kekerasan  pada kamis pagi pukul 02.15 di Alfamart Dukuh Karangmalang Rt.11A, Desa Karangmalang Kecamatan Masaran. Pelaku membawa senjata jenis air soft gun dan berhasil kabur.
Awal kejadian bahwa  saat itu petugas jaga yakni Ridwan Yorandika , 25, warga Dukuh semen RT 10, Desa Karangpelem, Kecamatan Kedawung tengah bekerja seperti biasa. Karena toko modern tersebut buka 24 jam, kebetulan dia tugas pada jam malam.
Saat rekan jaganya,  Ahmad,  20, baru di kamar mandi  dan bersamaan itu datang pelaku pertama masuk untuk beli bir bintang. Setelah itu pelaku langsung membayar di kasir. elanjutnya dua pelaku lainnya masuk ke dalam alfamart sambil mengawasi kondisi dalam Alfamart.
Kemudian pelaku pertama langsung menodongkan air softgun  ke arah pelapor sambil menembakkan sekali ke arah almari viser minuman. Kemudian Ridwan disuruh menunjukan tempat brankas uang.  Kemudian pelaku mengambil uang di dalam brangkas di masukkan ke tas plastik.
Setelah itu semua pelaku keluar alfamat lari ke arah Sragen mengendarai mobil di duga jenis toyota avanza warna putih.
Atas kejadian tsb kerugian yg di alami sebesar Rp 32.646.200.
Saat in pihak kepolisian saat ini tengah berupaya memburu para pelaku. modus yang digunakan yakni pelaku masuk ke dalam Alfamart langsung menodong karywan alfamart menggunakan air shoft gun. setelah itu mengambil uang  di dalam brankas. Barang bukti yang dikumpulkan yakni kaca bekas tembakan air softgun dan proyektil dari senjata tersebut.
Kasubag Humas polres Sragen AKP Suwarso membenarkan adanya aksi perampokaN itu. Hal itu merupakan Tindak Pidana perbuatan pencurian dengan kekerasan melangar Pasal 365 KUHP.
“Kami melakukan langkah yakni olah TKP bersama ident polres sragen, Mengamankan barang bukti. Mengecek  cctv,” ujarnya. (ars)