Ratusan Guru Ikut Pelatihan Menulis

PRESTASI : Para peserta pelatihan penulisan artikel ilmiah populer bagi para guru yang berlangsung di kampus Pasca Sarjana UPGRI Jalan Sidodadi Timur Semarang yang diikuti ratusan peserta.
PRESTASI : Para peserta pelatihan penulisan artikel ilmiah populer bagi para guru yang berlangsung di kampus Pasca Sarjana UPGRI Jalan Sidodadi Timur Semarang yang diikuti ratusan peserta.

JATENGPOS.CO.ID , SEMARANG – Menulis di media massa gampang-gampang susah. Hal tersebut yang mendorong KLG Jawa Tengah kembali menggelar pelatihan penulisan artikel ilmiah populer di media massa bagi guru se-Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan di kampus Pasca Sarjana UPGRIS Jalan Sidodadi Timur Semarang Minggu (4/8) kemarin.

Acara pelatihan yang menggandeng UPGRIS dan Harian Jateng Pos tersebut merupakan angkatan ke -11 Tahun 2019 khusus di kampus tersebut. Belum lagi pelatihan lain yang digelar di kabupaten lain di Jawa Tengah yang dilaksanakan tiap akhir pekan.

Acara dibuka oleh Alfiah M.Pd perwakilan UPGRIS.

“UPGRIS mendukung program menulis artikel populer di media massa bagi para guru. Kami sudah lama kerjasama untuk para guru,” ujar Alfiah dalam sambutannya.

Hadir ratusan guru dari berbagi wilayah di Jawa Tengah. Muslikhin, misalnya ia datang dari Cepu Kabupaten Blora. Sementara itu Tukijo sekaligus penulis buku ini memaparkan materi teknik penulisan artikel ilmiah populer.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa kebutuhan angka kredit dari unsur publikasi ilmiah harus terpenuhi. Untuk itu menurut Tukijo,guru harus bisa menulis judul yang provokatif dari topik yang dipilihnya.

“Topik tulisan harus sesuai dengan mapel yang diampu,” ujar Tukijo. Selanjutnya peserta dibimbing membuat intro. Intro merupakan bagian awal yang penting untuk menggambarkan materi penulisan secara keseluruhan.

Di dalam intro harus menyajikan data dan fakta. Selain itu,tulisan juga harus terkait pembelajaran. Selanjutnya artikel peserta akan diterbitak tiap hari di koran Jateng Pos yang terbit setiap hari. Peserta tampak antusias mengikuti setiap materi. Terbukti mereka terus diskusi terkait teknik menulis. Beragam pertanyaan dilontarkan peserta. (*/yet)