Ratusan Guru Ikut Pelatihan Menulis

SUKSES : Ratusan guru Kabupaten Wonogiri usai mengikuti seminar dan pelatihan menulis yang berlangsung di Rumah Makan Waris Purwantoro Kabupaten Wonogiri.
SUKSES : Ratusan guru Kabupaten Wonogiri usai mengikuti seminar dan pelatihan menulis yang berlangsung di Rumah Makan Waris Purwantoro Kabupaten Wonogiri.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Geliat literasi bagi guru kembali digiatkan.Kali ini ratusan guru di Kabupaten Wonogiri memadati aula RM.Waris yang berada di Jalan Raya Purwantoro. Mereka mengikuti pelatihan menulis artikel populer yang dilaksanakan pada Minggu (17/3).

Pelatihan digelar berkat kerjasama Jateng Pos dengan KLG Jateng dan SangPengajar.com Agus Dwianto selaku owner SangPengajar menjelaskan bahwa kebutuhan publikasi ilmiah guru sangat besar. Sehingga menulis artikel ilmiah populer menjadi bagian dari ikhtiar guru Sementara itu Tukijo dari Kelas Literasi Guru atau KLG Jateng sekaligus guru SMP 17 Semarang ini memaparkan materi terkait teknik menulis artikel di media massa, UU Pers, pemahaman PKB guru dan praktik menulis.

”Guru selama ini masih rendah dalam kemampuan menulisnya. Jikapun menulis baru sebatas dorongan kuliah, maka melalui pelatihan ini guru diharapkan lebih semangat menulis. Apalagi artikel bisa digunakan untuk angka kredit kenaikan pangkat,” ujar Tukijo dalam paparannya Peserta yang rata-rata baru pertama kali ikut tampak serius menyimak materi.

Diantara mereka sebagian juga para kepala sekolah Tanya jawab peserta dan narasumber pun tak bisa dielakan.Mereka masih bingung bagaiamana mengawali dalam menulis. Selanjutnya Tukijo mengajak peserta menulis draft judul yang terdiri dari 3 -6 kata. Selanjutnya memahami anatomi artikel ilmiah populer.

Di sisi lain agar tulisan bisa dinilaikan, maka artikel harus sesuai buku 4 PKB. Di dalam artikel harus menyuratkan satminkal dan mapel atau kompetensi dasar yang diajarkan. Selain itu dalam menulis, peserta juga harus memahami ejaan, dan aturan lain dalam menulis. Sehingga dapat dihasilkan artikel yang berkualitas. Intinya,di dalam body text harus ada analisis atau telaah mendalam sehingga tidak terkesan hanya rangkuman atas mata pelajaran yang selama ini diajarkan. (*/yet)